Jalan Penghubung Dua Kecamatan di Tapsel Amblas, Harga Sembako Naik

  • Whatsapp
Jalan Penghubung Dua Kecamatan Amblas di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Foto: Ucok Siregar.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TABAGSEL – Jalan penghubung dua Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yakni Kecamatan Angkola Sakunur dan Kecamatan Angkola Selatan, amblas baru-baru ini, dan tidak bisa dilalui kenderaan roda empat. Badan jalan yang amblas itu nyaris tak bersisa, sehingga hanya kenderaan roda dua yang dapat melintasinya.

Akibatnya, para pedagang kesulitan melintasi jalan tersebut sehingga barang dagangan mereka harus diover ke mobil lainnya dengan cara melangsir. Itupun harus merogoh saku lagi untuk bayar jasa langsir.

Bacaan Lainnya

Terpantau dilokasi, Rabu, (30/11/2017), Firman (42) dan P.Hutagalung (50) pedagang, disibukkan dengan aktivitas bongkar muat hasil bumi yang mereka angkut dan dipindahkan ke mobil lainnya. Aktivitas itu terjadi di dua arah, baik menuju wilayah Kecamatan Angkola Sakunur dan Kecamatan Angkola Selatan dan sebaliknya.

Badan jalan yang amblas tersebut diperkirakan sepanjang 60 meter, dan lebar 30 meter, merupakan perbatasan ke dua kecamatan, persisnya di Desa Malombu, sekitar 4 KM dari Desa Bukkas, Kecamatan Angkola Sakunur.

Warga setempat, B.Simorangkir ( 55)  yang ditemui wartawan di lokasi mengatakan, rusaknya jalan tersebut sangat menyulitkan pengendara, khususnya para pedagang yang umumnya mengunjungi hari pekan di dua kecamatan, seperti pekan hari Jumat di Desa Bukkas. Mereka harus melalui jalan alternatif dari Kota Padangsidimpuan, Batangtoru dengan menempuh perjalanan selama 5 hingga 6 jam.

“Padahal, sebelum badan jalan amblas, hanya sekitar 45 menit dari beberapa desa desa-desa di Kecamatan Angkola Selatan, seperti Desa Gua Asom, Sironcitan Bara Induk dan lainnya, termasuk juga dari desa-desa di wilayah Kecamatan Angkola Sakunur yang akan menuju Kecamatan Angkola Selatan melalui jalan ini,” kata B.Simorangkir, Jumat, (1/12/2017).

Derita warga yang akan melintas dari jalan tersebut akan bertambah, ketika hujan turun badan jalan dikawasan itu akan becek dan berlumpur.

“Kita berharap agar pemerintah secepatnya melakukan perbaikan, karena harga-harga sembako juga menjadi naik,” kata sumber warga sekitar .

 

 

Laporan: Ucok Siregar

Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *