oleh

Pementasan GSMS SD Model Dan SD Rujukan Dolok Sanggul Memukau

SMARTNEWSTAPANULI.COM, DOLOK SANGGUL – Pementasan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di sekolah model SD Negeri 173395 Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumut, dan Sekolah Rujukan SD 173403 Sirisirisi tampil memukau serta berhasil menghibur ratusan orangtua siswa yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut.

Kegiatan pentas seni sekolah model Dolok Sanggul dan sekolah rujukan Dolok Sanggul itu digelar di halaman sekolah masing-masing, Selasa (5/12/2017).

Pantauan wartawan, dalam pementasan GSMS di sekolah model SD Negeri 173395 Dolok Sanggul, tak jarang para orangtua siswa larut atas hiburan ragam seni yang ditampilkan para siswa. Tanpa canggung, para siswa menampilkan beberapa seni tari tradisional dari berbagai etnis, tarian ekspresi, fashion show, tor-tor, vokal group dan solo, puisi beserta hiburan lainnya.

Seolah tidak mau kalah dengan sekolah model SD Negeri 173395 Dolok Sanggul, dalam waktu bersamaan pada tempat yang berbeda, Sekolah Rujukan SD 173403 Sirisirisi juga menggelar pementasan yang lebih meriah. Pementasan itu menampilkan seni tari sawan, sasarip, serma denggan-denggan. Kegiatan tersebut bertemakan .”Marmean” Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Selain pementasan seni tari sawan, sasarip dan serma denggan-denggan, perwakilan setiap kelas juga menampilkan pementasan vokal group/solo, fashion show, tor-tor dekke na niura, marhusip, si bunga jambu, sinaggar tullo. Kemudian tari ekspresi, tampi dari simalungun, bona jeges, dance, puisi musikalisasi dan pementasan lainnya.

Salahsatu orangtua siswa, Drs Warlui Simamora kepada wartawan mengaku mendukung dan mengapresiasi kegiatan GSMS yang diselenggarakan di tingkat SD yang dimulai dari sekolah model dan sekolah rujukan. Dimana kegiatan tersebut dapat menumbuhkan bakat dan minat para siswa/i sejak dini.

Kepala sekolah model SD Negeri 173395 Dolok Sanggul, Lebinter Banjarnahor mengatakan bahwa GSMS merupakan bagian dari kegiatan sekolah untuk mendidik siswa/i mencintai seni, agar kedepan para siswa dapat menjadi seniman-seniman handal yang memiliki kecintaan budaya.

 

 

Sementara, Kepala sekolah rujukan SD 173403 Sirisirisi, Hotliny Lumban Tobing kepada wartawan menyampaikan, bahwa GSMS merupakan program pemerintah untuk menggali minat dan bakat siswa untuk mencintai seni dan budaya Indonesia.

Katanya lagi, pendidikan dan pementasan seni sudah digalakkan kembali melalui kegiatan ektrakurikuler sekolah. Untuk kegiatan tersebut, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan diklat di Provinsi.

“Kita sudah mempersiapkan kegaitan ini sejak dua bulan lalu pada kegiatan ekstrakurikuler sekolah, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar (PBM) sekolah,” ujarnya.

Sebagai sekolah rujukan, sambung Hotliny, pementasan GSMS menghadirkan perwakilan 40 sekolah SD Se-Kecamatan Dolok Sanggul. Menjelang Natal 25 Desember 2017, Pementasan GSMS itu dilanjutkan Natal sekolah.

Masih seputar GSMS SD, Kepala UPT Dinas Pendidikan Wilayah I Dolok Sanggul, Tiamin Siregar kepada wartawan mengatakan, bahwa pementasan GSMS menanamkan nilai budaya bangsa kepada anak didik sejak dini. Dengan GSMS, mereka menjadi termotivasi dalam mengembangkan bakatnya dibidang seni. Karena hal tersebut merupakan respon positif dalam semangat belajar sisiwa.

“Melalui kegiatan ini, harapan kita kedepan, para siswa semakin mencintai budayanya dan bakatnya untuk dikembangkan,” pungkasnya.

Kadis Pendidikan Humbahas melalui Kasi Pendidikan Dasar, Lamtorang manullang mengaku mengapresiasi kegiatan pementasan GSMS oleh sekolah model SD Negeri 173395 Dolok Sanggul dan sekolah rujukan SD 173403 Sirisirisi.

“Pementasan GSMS mendorong para siswa/i untuk membudayakan rasa cinta terhadap seni, meningkatkan karakter siswa ke arah yag lebih baik serta memajukan budaya seni peserta didik tingkat SD di Humbahas,” tandasnya. (and/ren)

Loading...

Komentar