oleh

Sebatang Rokokpun Sulit Terjual, Pedagang di Pemandangan Hajoran Ini Terancam “Gulung Tikar”

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Sore itu, Senin, (4/12/2017) sore, ketika hujan turun membuat awak media ini sejenak berteduh di salah satu warung binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut, di Kelurahan Hajoran, Kecamatan Pandan.

Warung disinggahi itu pengelolanya adalah Ibu berumur (51) yang sengaja namanya dirahasiakan warga Muara Nibung, Hajoran. Terlihat jelas si ibu sedang menunggu pembeli di kios dagangan yang di sewanya di lokasi ini.

Kepada awak media ini Dia menceritakan kalau mereka yang jualan di pinggir laut Hajoran terancam gulung tikar karena sepinya pengunjung.

“Kalau saya di sini jualan hampir 2 tahunlah, sewa perbulan Rp 150.000, tapi belum lagi ikut listrik. Kalau dulu masih enak di sini jualan masih ramai, masih bagus lah tataan lapangan dan lokasi ini. Tapi sekarang, lihat saja Nak, tanah menumpuk di lapangan sana, pemandangan tak enak jadinya. Kadang dalam sehari satu batang rokok pun tak laku kita jual lagi di sini,” keluhnya, kemarin.

 

 

Selain itu, Dia juga menyebutkan kalau mereka yang berjualan dilokasi tersebut kurang di perhatikan oleh pihak dinas terkait, yaitu pengelola kios.

“Sekarang tidak ada lagi perhatian Dinas ke sini. Padahal ini tadinya tempat wisata yang menarik bagi warga Tapanuli Tengah, apalagi bagi warga yang perekonomian rendah, tapi mau bagaimana lagi, jangankan orang-orang berada, orang kecil kayak kita ini saja sudah tidak semangat melihat pemandangan di sini. Adalah kegiatan bisnis Batang Pinang, ada parkir truk besar, belum lagi gundukan tanah yang tidak enak di pandang itu,” bebernya.

 

 

Amatan di lokasi wisata ini, tampak lapangan yang dulu terlihat rapi, kini di isi tanah yang tidak tahu fungsinya.
Para pedagang yang menempati kios ini berencana akan meninggalakan lokasi ini,apabila keadaan terus menerus sepi.

“Kalau kita di sini mungkin hanya sampai bulan 12 ini saja, dan mungkin tahun depan sudah tidak jualan lagi. Tak sanggup lagi lah julan di sini,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Job Purba

Editor: ren

Komentar