Ama Forlan Habisi Nyawa Anak Kandungnya dengan Gunting Usai Minum Tuak Suling

  • Whatsapp
Ama Forlan (30) Diapit petugas, warga Dusun I, Desa Tetehosi I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli tega menghabisi nyawa anaknya dipengaruhi minuman beralkohol. Foto: GP/Smart News Tapanuli.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, GUNUNGSITOLI – Diduga karena dipengaruhi minuman alkohol, YG alias Ama Forlan (30) warga Dusun I, Desa Tetehosi I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut) tega membunuh anak kandungnya sendiri dan melukai istrinya dengan menggunakan gunting.

Berdasarkan keterangan Ps. Paur Subbag Humas Polres Nias, Bripka Restu Gulo menjelaskan bahwa kejadian terjadi pada tanggal (30/11) lalu.

Bacaan Lainnya

“Berawal ketika tersangka pulang kerumah sehabis meminum minuman keras jenis tuak suling bersama temannya, setiba dirumah, tersangka yang sudah dipengaruhi alkohol (mabuk) mulai berbicara tidak karuan, hal itu membuat istri tersangka yang bernama Yuniwati Hulu alias Ina Forlan (korban) marah dan membawa kedua anaknya meninggalkan tersangka sendirian didalam rumah,” kata Restu Gulo melalui seluler, Kamis, (7/12).

Melihat tindakan istrinya pergi dengan kedua anaknya, tersangka yang juga seorang nelayan ini emosi dan mengejar istrinya dengan membawa gunting yang ada di atas tempat tidur mereka.

“Tersangka berhasil menyusul anak dan istrinya tepat didepan rumah ina Enjel (saksi), langsung menusukkan gunting kearah istrinya, namun yang kena adalah anak kandungnya sendiri yang masih berusia 1 Tahun 11 Bulan berinisial DG alias TN. Tidak sampai disitu saja tindakan tersangka, dia mengulang kembali menusukkan gunting tersebut sehingga mengenai punggung istrinya. Tersangka baru berhenti melakukan tindakannya ketika Ina Enjel mengatakan kepada tersangka kalau anaknya telah terluka,” terangnya.

Karena perbuatan YG, lanjut Restu Gulo, Yuniwati Hulu alias Ina Forlan mengalami luka tusukan dipunggung dan memar-memar dibagian wajah, sementara DG alias TN mengalami luka tusukan dibagian kepala dan meninggal dunia ketika menuju Rumah Sakit Umum Gunungsitoli.

“Anak tersangka sempat dilarikan ke Puskesmas Idanoi, tapi karena luka yang dialami cukup parah sehingga dirujuk ke RSUD Gunungsitoli, namun pada saat diperjalanan DG meninggal Dunia. Sedangkan tersangka berhasil ditangkap personel Polsek Gido dan saat ini telah ditahan di Polres Nias untuk diperiksa. Dan karena perbuatannya, tersangka terancam hukuman 15 Tahun Penjara,” pungkasnya. (gp/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *