Berantas Penyakit Masyarakat dan Premanisme, Pemkab Tapteng Sapa Rakyat

  • Whatsapp
Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani foto bersam dengan Forkompimda usai mengikuti acara, Rabu, 6/12) di Ball Room Pia Hotel Pandan. Foto: Firmansyah/Smart News Tapanuli.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan kegiatan bertajuk “Menyapa Rakyat”.

Kegiatan ini bertujuan Memberantas Penyakit Masyarakat dan Premanisme di Tapteng. Acara ini digelar, Rabu, (6/12/) di Ball Room Pia Hotel Pandan.

Bacaan Lainnya

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya mengatakan dalam rangka perwujudan Visi dan Misi Pemkab Tapteng maka kegiatan Menyapa Rakyat digelar untuk meminta partisipasi aktif dan dukungan dari segenap unsur Forkopimda dan seluruh masyarakat di Tapanuli Tengah untuk pemberantasan penyakit masyarakat dan premanisme.

“Khususnya dalam hal mencegah dan memberantas penyakit masyarakat dan premanisme, bisa dikatakan pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sifatnya hanya membantu tugas pokok dari Kepolisian dan TNI. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia nomor 13 tahun 1961 tentang ketentuan-ketentuan pokok kepolisian negara menjelaskan yang dimaksud dengan penyakit masyarakat antara lain, pengemisan, pelacuran, perjudian, pemabukan, perdagangan manusia, penghisapan, dan pergelandangan,” ucap Bupati.

Bupatimengatakan, upaya pemberantasan penyakit masyarakat di Kabupaten Tapanuli Tengah telah dimulai jauh hari sebelumnya dengan melakukan penertiban pondok kitik-kitik terutama di Kecamatan Pandan yang langsung ia pimpin.

“Pada tanggal 12 Oktober petugas Satpol PP Tapteng telah menertibkan dan mengamankan 12 belas orang wanita penghibur dari warung remang-remang di kecamatan Manduamas, dan yang terbaru pada tanggal 17 November mengamankan 10 orang wanita yang diduga pekerja seks komersil (psk) dan berbagai jenis minuman ber alkohol dari 7 cafe remang-remang dari kecamatan Tapian Nauli dan dari kecamatan Pinangsori,” jelasnya.

Dia juga mengapresiasi Forkompimda atas dukungan pemberantasan penyakit masyarakat tersebut.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini kami mengucapkan terimakasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yaitu unsur TNI, Kepolisian dan DPRD atas partisipasi dan dukungan yang telah diberikan, segala keberhasilan program dan kegiatan pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah tidak terlepas karena dukungan dari elemen Forkopimda Kabupaten Tapanuli Tengah,” imbuhnya.

Kedepan lanjutnya, akan meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar unsur Forkopimda yang berkelanjutan untuk meningkatkan ketenteraman, ketertiban umum dan penegakan hukum serta memperlancar proses pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Kami juga ucapkan terimakasih kepada organisasi keagamaan, organisasi masyarakat dan organisasi pemuda yang telah memberikan dukungan bahkan berpastisipasi dalam program pemerintah daerah dalam memberantas penyakit masyarakat dan premanisme di Kabupaten Tapanuli Tengah,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kabag Pemerintahan Umum Christian Simanjuntak yang mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesmas dalam laporannya menjelaskan maksud kegiatan ini adalah untuk menunjang kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum dan untuk menjalin interaksi yang baik serta menyerap aspirasi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri mewakili Danrem023/ KS, Mewakili Komandan Lanal Sibolga, Komandan Satradar 234 sibolga, mewakili Kapolres Tapanuli Tengah, Dandim 0211/TT, Kajari Sibolga, Staf Ahli dan para Asisten/Pimpinan OPD Kabupaten Tapanuli Tengah, Camat, Ketua MUI Tapteng, Ketua BKAG Tapteng, Ketua KNPI Tapteng, Ketua Organisasi keagamaan, Ketua MPI Tapteng, Karang Taruna, Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.

Laporan: Firmansyah
Editor: ren

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *