Jalinsum PO Manduamas sudah Rusak Padahal Baru selesai Dikerjakan

  • Whatsapp
Warga menunjukkan jalan yang sudah rusak di PO Manduamas, Tapteng, Sumut,, padahal baru selesai dikerjakan. Foto: Sahat Tumanggor/Smart News Tapanuli.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Kondisi badan jalan yang baru selesai dilakukan pengaspalan disimpang 4, PO Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sudah rusak (Berlobang).

Dari hasil pantauan awak media ini, Kamis, (7/12) sekira pukul.14.00 WIB menyebutkan, pembangunan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang baru selesai dikerjakan oleh rekanan, mulai dari simpang 3 jalan merdeka dekat BRI Unit Manduamas, hingga melewati kantor camat manduamas, namun di simpang 4 Pasar Mamduamas sudah berlobang.

Bacaan Lainnya

“Baru saja selesai dikerjakan, namun kondisi jalan sudah berlobang, sehingga muncul asumsi warga, pembangunan jalan ini dianggap asal-asalan,” ujar Lamsaiden Nainggolan(47), Warga Kelurahan PO.Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sambil menunjuk jalan yang sudah rusak tersebut.

Lamsaiden mengatakan, pihak rekanan diminta bertanggungjawab untuk segera memperbaiki jalan yang sudah berlobang tersebut di kelurahan PO.Manduamas.

“Sebab kerusakan jalan berawal dari lobang kecil, jika itu dibiarkan nanti lama-lama tingkat kerusakan jalan tersebut akan semakin melebar,” katanya.

Dia merasa heran, pengaspalan jalan Hotmix dikerjakan secara bertahap, mulai di aspal hotmix dari Dusun Sitabeak, Desa Simpang III Lae Bingke, kemudian disambung ke Desa Tumba Jae, Tumba Julu dan ke Desa Paraihotangan, setelah itu baru diaspal hotmix di Jalinsum Kelurahan PO.Manduamas, hanya berkisar 200 meter lebih, itu pun ada berlobang

“Badan jalan yang baru di aspal hotmix sudah berlobang, kiranya segera untuk diperbaiki pihak rekanan kontraktor,” ucapnya.

Pengaspalan Hotmix Tidak Tempelkan Plank Proyek

Pekerjaan Aspal Hotmix di Jalinsum, mulai dari Desa Simpang III Lae Bingke, Kecamatan Sirandorung, Sampai ke Desa Tumba Jae, Desa Tumba Julu, Desa Paraihotangan, dan sampai di Kelurahan PO.Manduamas, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), tidak menempelkan papan informasi (Plank) kegiatan.

“Masyarakat tidak mengetahui berapa sebenarnya dana yang dianggarkan pemerintah untuk pengaspalan jalan tersebut, dan siapa rekanan kontraktor yang mengerjakan pengaspalan hotmix sama sekali tidak diketahui masyarakat sekitar,” tambahnya.

Masih kata Lamsaiden, masyarakat berharap agar rekanan kontraktor transparan untuk menempelkan papan informasi (Plank) kegiatan, dan juga Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mengawasi pekerjaan tersebut, agar lebih berkualitas sehingga masyarakat bisa menikmati “Kue” pembangunan dari pemerintah,” pungkasnya. (Sahat Tumanggor)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *