Kepala BKD Palas Diminta Mundur, Diduga Pungli Penerimaan SK CPNS Bidan PTT

  • Whatsapp
Pengunjuk rasa yang meminta Kepala BKD Palas Mundur, mendapat pengawalan dari petugas kepolisian, Kamis, (7/12/2017). Foto: Ucok Siregar/Smart News Tapanuli.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TABAGSEL – Pemuda yang tergabung dalam koalisi pergerakan Mahasiswa Padang Lawas melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) padang lawas, Sumut, atas dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Palas tahun anggaran 2012, Kamis, (7/12/2017).

Selain dugaan penyelewengan dana DAK tersebut, mereka juga meneriakkan adanya dugaan pungutan liar (pungli) terhadap penerimaan SK CPNS Bidan PTT tahun 2017, sehingga dengan banyaknya dugaan korupsi yang telah dilakukan oleh Kepala BKD Palas, Aslamiah Harahap membuat para mahasiswa geram dan merasa tidak nyaman apabila hal tersebut mereka diamkan.

Bacaan Lainnya

Aksi massa yang dikawal personil polisi dari Polsek Barumun dan Satpol PP setempat dalam menyikapi adanya dugaan korupsi Dana alokasi Khusus tahun anggaran 2012.

Menurut pengunjuk rasa, dugaan penyelewengan dana DAK itu sewaktu Aslamiah Harahap menjabat sebagai sekretaris di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Lawas.

“Ironis nya tak cukup sampai disitu, pada tahun 2017 ini juga sebagai Kepala BKD, Aslamiah Harahap diduga kembali melakukan dugaan tindak pidana berupa pungutan liar (pungli) pengambilan Surat keputusan (SK) CPNS pengang katan bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tahun 2017,” ujar pengunjuk rasa.

Selain itu, aksi massa juga menyoroti dugaan pungutan liar tentang ongkos pemakaian kios pasar Binanga tahun 2015 sebanyak 37 kios dengan nilai Rp. 20 juta, yang diduga dilakukan Kadis Koperasi dan UMKM dengan modus, pembayaran Pajak untuk disetorkan ke rekening daerah sebagai PAD Palas.

Massa di terima Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Hamid Hadi Nasution di karena kan Pimpinannya Kepala BKD sedang melakukan perjalanan dinas ke Medan.

Pantauan awak Media dilapangan, Koalisi pergerakan mahasiswa meminta kepada Aslamiah Harahap untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BKD Palas karena diduga telah mencoreng nama baik Badan Kepegawaian dengan melakukan tindak pidana korupsi yakni dugaan  pungutan liar terhadap Bidan PTT. (Ucok Siregar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *