Di Sibabangun Harga Gabah Rp4.100 per Kilogram

  • Whatsapp
Ilustrasi petani padi sedang panen. Sementara jalan menuju Bandara Dr.FL Tobing Pinangsori dijadikan tempat menjemur padi.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Para petani padi di Kecamatan Sibabangun, Tapteng saat ini sedang panen. Sayang, hasil penen petani kali ini kurang memuaskan karena banyak yang rusak akibat terendam banjir beberapa waktu lalu.

Tetapi ada kabar baiknya, gabah petani di kawasan ini dihargai cukup tinggi yaitu Rp4.100 per kilogram. Harga ini mengalami kenaikan dari musim panen sebelumnya Rp3.500 per kilogram.

Bacaan Lainnya

“Meski hasil panennya tidak seperti yang diharapkan, dengan harga segini petani padi terbantu juga,” ujar Dahlan Harahap, agen pengumpul padi di Tapteng, Jumat (8/12/2017).

Dia menambahkan, gabah petani langsung ditimbang dan dijemput di lokasi, sehingga petani tak lagi repot menjual hasil panennya. P Sipahutar, petani padi di Desa Sibabangun membenarkan kondisi tersebut. Selain terendam banjir, padi petani di kawasan ini juga sempat diterjang angin hingga merusak biji padi.

“Banyak tangkai padi yang patah dan layu, padinya pun tidak bagus lagi. Akibatnya, hasil panen kita pun menurun,” kata P Sipahutar. Petani lainnya, Ika juga menyampaikan hal yang sama seraya menambahkan, petani di kawasan ini patut bersyukur karena harga gabah naik.

“Harga sekarang Rp4.100 per kilogram, musim panen lalu itu Rp3.500 per kilogram,” sebut Ika.

Petani di Sibabangun ini pun terlihat kompak, mereka bergotong royong memanen padi di sawah. Hasil panen ini pun kemudian dirontokkan menggunakan mesin perontok di tengah sawah.

Sejumlah petani mengakui, kegiatan gotong royong memanen padi ini sepertinya sudah membudaya sejak dulu. Petani juga berharap, tidak ada gangguan cuaca buruk maupun hujan selama musim panen berlangsung. (Job Purba)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *