oleh

Petani Humbahas Kesulitan Peroleh Pupuk Bersubsidi

SMARTNEWSTAPANULI.COM, HUMBAHAS – Menyikapi sulit para petani di Kabupaten Humbahas memperoleh pupuk bersubsidi, Bupati Humbahas Dosmar Banjanahor telah melakukan pertemuan dengan Kementerian BUMN Republik Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan itu, Kamis, (7/12) Bupati Dosmar kemudian membahas hal itu bersama PT. Pupuk Indonesia, PT. Pupuk Iskandar Muda dan PT. Petrokimia Gresik di Ruang Kerja Bupati Humbang Hasundutan.

“Kendala yang sering terjadi adalah bahwa Pupuk Bersubsidi tidak sampai ke Kelompok Tani/Petani dengan Tepat Waktu. Terlebih saat musim pemupukan tiba, karena sering kali pupuk baru tiba setelah selesai masa pemberian pupuk,” kata Bupati Dosmar.

Menurut Dosmar, untuk menjamin ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Humbang Hasundutan, diperlukan Tata Niaga yang benar dan pendek. Sebagai langkah untuk mempermudah alur proses niaga tersebut perlu didirikannya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“BUMDes nantinya berperan sebagai Kios Pengecer Pupuk dan selanjutnya beberapa BUMDes membentuk BUMDes Bersama yang akan dijadikan sebagai Distributor Pupuk. Sebagai komitmen bersama, Unit Kerja terkait penyaluran pupuk bersubsidi ini diharapkan segera membantu pembentukan BUMDes di setiap Desa di Kabupaten Humbang Hasundutan. Selain itu, OPD terkait juga perlu mendata petani yang belum masuk Kelompok Tani dan membentuk kelompok tani baru bagi para petani yang belum masuk kelompok tani, serta memantau penyaluran Pupuk Bersubsidi dengan baik agar Pupuk Bersubsidi sampai ke Petani dengan Tepat Waktu dan Tepat Sasaran,” ungkap Bupati.

Hadir pada rapat ini Kepala Dinas Pertanian Ir Junter Marbun MM, Direktur PT. Pupuk Iskandar Muda Pendi Erachmat, Wisma Budiono dari PT. Petrokimia Gresik, dan Sukma Ibrada mewakili PT. Pupuk Indonesia. (and)

Komentar