Temu Karya Relawan ke- 2 PMI Sumut Dipusatkan di Tapteng

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani Hadiri Pembukaan Temu Karya Relawan ke 2 PMI Sumut di Pantai Indah Kalangan, Kecamatan Pandan, Tapteng, Sabtu, (9/12/2017). Foto: Humasy Pemkab Tapteng.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Temu Karya Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Utara dipusatkan di Kabupaten Tapanuli Tengah selama tiga hari, mulai Sabtu, 9 Desember sampai 12 Desember 2017 di Pantai Indah Kalangan, Kecamatan Pandan, yang diikuti oleh 19 Kabupaten se-Sumatera Utara dan Dua PMI dari Perguruan Tinggi.

Ketua PMI Nasional diwakili Ketua Bidang Pengembangan PMR dan Sukarelawan PMI pusat, H.Muhammad Muas, SH mengatakan, kegiatan temu karya relawan PMI ini merupakan amanah.

Bacaan Lainnya

 

 

“Temu karya yang kita lakukan saat ini merupakan amanah membangun bangsa dan menjaga kedaulatan NKRI khususnya bidang bantuan kemanusiaan. Temu karya sukarelawan ini merupakan amanat Musyawarah Nasional untuk evaluasi, sehingga temu karya relawan kita laksanakan di Sumatera Utara,” kata H.Muhammad Muas, SH.
Muas menceritakan, bahwa sukarelawan PMI lahir tahun 1950 oleh Presiden Indonesia Soekarno, dan dicetuskan sejak 17 September 1945 sebulan sesudah Kemerdekaan Indonesia di Proklamirkan.

“Diperjalanan 72 Tahun usia PMI salah satu yang kita perjuangkan saat ini adalah untuk mewujudkan disahkannya UU PMI. Kita berharap pada tanggal 14 Desember 2017 yang akan datang, UU PMI diagendakan dalam Sidang Paripurna DPR. Mohon Doa dan dukungan kita bersama sehingga landasan PMI itu jelas, sehingga arah dan tujuan kedepan semakin terarah dalam mengemban misi kemanusiaan. Saya pesankan kepada seluruh relawan PMI siap memberikan pertolongan kepada korban bencana yang membutuhkannya. PMI akan memberikan pertolongan kepada siapapun tanpa memandang bulu, suku, agama dan ras,” tegas Muas.

Sementara itu, Ketua PMI Sumut DR. Rahmat Shah mengatakan, salah satu piral dari 3 piral PMI yaitu sigap tanggap dan kordinasi melayani masyarakat, peran aktif sukarelawan PMI Sumut berupaya menghargai jasa-jasa sukarelawan yang memberikan pelayanan masyarakat.

“Atas nama pengurus PMI Sumut mengapresiasi Pemkab Tapteng dan Pemko Sibolga yang mendukung terlaksananya kegiatan temu kader ke- 2 PMI Sumut Tahun 2017, sehingga berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Kami yakin bahwa Bupati Tapteng yang muda dan energik serta Walikota Sibolga akan memberikan perhatian dan kepedulian membantu dan memfasilitasi PMI Tapteng dan Sibolga,” ujar Rahmat Shah.

 

 

Rahmat Shah mengatakan, kegiatan PMI tidak hanya donor darah, namun terus memberikan pelayanan penyediaan air dalam bencana alam Sinabung, dan bantuan lainnya semua terlaksana, konflik pengunsi Rohingya dan mendamaikan keluarga.

“Berbuatlah kebaikan sekecil apapaun, kepada siapun dan dimanapun bagi yang membutuhkan bantuan atau pertolongan,” ungkapnya.

Menurutnya, tugas PMI bukan hanya sekedar kegiatan donor darah namun turut mengadakan pembinaan PMR di Sekolah baik tingkat SD, SMP, SLTA dan Perguruan Tinggi PMI.

“Sebagai kader bangsa, saya tekankan kepada seluruh kader jaga nama baik PMI,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyambut seluruh relawan PMI se-Sumut. Bupati Bakhtiar pun menawarkan keindahan objek wisata di Negeri Wisata Sejuta Pesona itu.

“Selamat datang di Kabupaten Tapteng kepada seluruh relawan PMI se-Sumatera Utara, selamat menikmati keindahan pariwisata alam Tapteng, dan berikan informasi kepada kami hal-hal apa yang dibutuhkan sehingga kegiatan ini berjalan dengan sukses dan pulang ke daerah masing-masing mendapatkan tambahan ilmu untuk diterapkan untuk misi kemanusiaan,” sebut Bakhtiar.

 

 

Lanjut Bupati, Kader-kader PMI merupakan kader bangsa yang siap menjalankan misinya diseluruh Wilayah NKRI. PMI merupakan contoh bagi seluruh masyarakat untuk menolong sesama. PMI hadir dan ada sebagai tonggak mengusung misi kemanusiaan sejak jaman penjajahan, PMI telah ambil bagian dalam Memerdekan Republik Indonesia.

“Harapan kami kepada seluruh relawan meningkatkan kemampuan baik kemampuan soladiritas, soliditas relawan kemanusiaan dan menjalin kerjasama dan kebersamaan sesama Tim Relawan PMI,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Tapteng, Romasta Lumbantobing menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti temu karya ini sekitar 800 orang mencakup 19 Kabupaten/Kota se-Sumut dan 2 Perguruan Tinggi.

Ke-19 Kabupaten/Kota yang mengikuti temu karya PMI se-Sumut ini antara lain PMI Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Kota Binjai, Kota Langkat, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Tapsel, Kota Sibolga, Kabupaten Tapteng, Kota Siantar, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Batubara, Kabupaten Labura, Kota Gunung Sitoli, PMI KSR Universitas Siantar, PMI Padangsidimpuan, Kabupaten Madina, Kabupaten Madina. (js/ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *