oleh

Fantastis, Dinas Pariwisata Sumut Alokasikan Anggaran FDT 2017 Rp 2,3 Miliar

SMARTNEWSTAPANULI.COM, HUMBAHAS – Dalam pelaksanaan Festival Danau Toba (FDT) 2017 yang dipusatkan di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, mengalokasikan anggaran cukup fantastis yakni Rp 2,3 miliar.

Tingginya jumlah anggaran yang disiapkan Dinas Pariwisata Pemprovsu itu justru jauh beda dengan anggaran yang dialokasikan Pemkab Humbahas selaku tuan rumah. Pemda setempat melalui dinas Pariwisata hanya mengalokasikan dana sekitar Rp 490 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Elisa Marbun, sebelum seremoni penutupan FDT 2017 di puncak Panorama Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbahas Sabtu (9/12) kepada wartawan membenarkan bahwa alokasi anggaran dari Pemprovsu untuk FDT sebesar Rp 2,3 miliar.

Alokasi anggaran itu, kata Elisa, untuk hadiah juara setiap perlombaan seperti, seruling, paduan suara, vokal group, pemilihan ucok-butet dan perlombaan lainnya.

“Sebagai salah satu contoh, hadiah juara I paduan suara Rp 20 juta, juara I vokal group Rp12 juta. Jumlah nominal hadiah menurun mulai dari juara II sampai juara harapan III,” katanya.

Selain hadiah juara setiap perlombaan, sambung Elisa, alokasi dari Rp 2,3 miliar tadi juga dilakukan untuk pembiayaan pembelian kaos, hosdiner, pentas seni budaya yang diselingi hiburan dari beberapa artis-artis batak seperti Novita Dewi Marpaung, Style Voice, Rani Simbolon dan artis lokal dari Medan.

“Itulah semua rangkaian acara secara rampung yang pembiyaanya kita tampung pada anggaran kita. Baik lomba, kaos, pentas, makanan, semua kita siapkan disitu dan masukkan dalam anggaran Rp 2,3 miliar,” tukas pria yang masih melajang itu.

Menurut Elisa, dalam pelaksanaan FDT 2017 tidak ada pembiayaan yang tumpang tindih meski ditampung dalam pos anggaran yang berbeda yakni dari Kementerian, Pemprovsu dan Pemkab Humbahas.

Jauh sebelum kegiatan FDT, katanya lagi, tumpang tindih pembiayaan sudah diantisipasi melalui sinergitas antara Kementrian, Pemprovsu dan Kabupaten. Sebab masing-masing akan mempertanggungjawabkan anggarannya.

“Alokasi dana dari kementerian, dilakukan untuk pembiayaan semua promosi baik luar maupun dalam negeri. Itulah sebabnya ada istilah wonderful dan Pesona Indonesia. Pembiayaan dari kementrian termasuk kegiatan lari lintas alam, dragon boat juga bantuan kaos menyemarakkan FDT,” paparnya.

Sementara, sumbangan pihak ketiga adalah cendramata dari pihak maskapai Garuda. Pada hari pertama sudah dibagi-bagi kepada masyarkat. Sebelumnya, tahun lalu di Muara, mereka memberikan lucky draw tiket pesawat Silangit-Kualanamu, Silangit-Jakarta.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata Humbahas Hotma Uli Butarbutar kepada wartawan mengatakan, untuk kegiatan FDT 2017, pihaknya dari Pemda setempat mengalokasikan dana sebesar sekitar Rp 490 juta. Dana tersebut digunakan untuk pembiayaan persiapan tempat, makanan dan lainnya. (and)

Komentar