Pria Ini Tidur Bersama Ganja dan Sabu Diteras Rumah, Kemudian Dibangunkan Polisi, dan…

oleh
Tersangka (wajah Diblur) saat diamankan di Mapolres Sibolga.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Petugas Satuan Narkoba Polres Sibolga menangkap AST alias S , (40) ketika tidur diteras rumahnya di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru Kota Sibolga, Rabu, (6/12/2017).

“Benar, tersangka ditangkap petugas pada hari Rabu tanggal 6 Desember 2017 sekitar pukul 03.20 WIB ketika sedang tidur diteras rumahnya terkait kasus narkoba jenis ganja,” kata Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu melalui Kasubbag Humas Iptu R Sormin kepada wartawan, Kamis, (14/12/2017) siang.

Sormin menjelaskan, penangkapan tersangka setelah petugas mendapat informasi tentang adanyaperedaran narkoba jenis ganja di jalan Imam Bonjol kelurahan Pasar Baru Sibolga. Kemudian petugas melakukan lidik kelokasi target.

“Orang yang dicurigai ditemukan petugas sedang tidur diteras rumah. Selanjutnya tersangka dibangunkan dan kemudian dilakukan penggeledahan dan dari saku celana sebelah kiri ditemukan 48 bungkus daun ganja yang terbalut plastik warna hitam didalam bungkus rokok Gudang Garam Merah. Sementara dari saku celana depan kanan ditemukan bungkusan plastik hitam yang berisikan 19 bungkus daun ganja bersama balutan uang kertas tukaran Rp 10.000 berisikan 4 bungkus kecil sabu- sabu. Dan dari saku kecil celana depan ditemukan 1 bungkus daun ganja serta dari saku jaket yang digantungkan ditemukan 1 batang rokok berisikan daun ganja. Tersangka kemudian diamankan petugas ke mapolres Sibolga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terang Sormin.

Masih keterangan Sormin, tersangka sudah pernah dihukum dalam kasus penganiayaan pada tahun 2016 dan dihukum selama 2 tahun, dan bulan April 2017 bebas bersyarat yang seharusnya tersangka habis menjalani hukuman bulan Desember 2017.

Dia menerangkan, bahwa ganja yang dimiliki tersangka diperoleh dari (identitas telah dikantongi) di Hutabarangan sebanyak 1 ons dengan harga Rp250.000 dan sabu-sabu diperoleh dari (identitas telah dikantongi) juga ditempat yg sama dengan harga Rp400.000.

“Tersangka peroleh ganja dari orang yang sama sebanyak dua kali, pertama pada bulan November 2017 dan diberikan pada (identitas telah dikantongi),” ungkapnya.

Kronologis penangkapan tersangka lanjutnya, bahwa pada hari Jumat, Bulan November 2017 pukul 19.00 WIB tersangka bertemua dengan seorang pria di Terminal Sibolga, dan orang tersebut minta tolong untuk membeli ganja sebanyak 1 ons (100 gram) dengan memberi uang Rp 250.000 ditambah Rp 20.000 untuk ongkos becak.

Selanjutnya tersangka naik Betor, kemudian jalan kaki untuk menemui penjual ganja. Setelah uang diserahkan tersangka sebesar Rp 250.000 kemudian menerima 1 bungkus ganja dan dimasukkan kedalam jaket.

“Kemudian tersangka kembali ke Terminal Sibolga dan menyerahkan ganja tersebut kepada pemesannya. Kemudian pada hari Selasa 5 Desember 2017 pukul 16.00 WIB tersangka kembali bertemu dengan orang yang menyuruh membeli ganja di bulan November 2017 di Terminal Sibolga dan minta tolong untuk membeli ganja sebanyak 1 ons dan sabu-sabu paket Rp 500.000 dan kemudian tersangka diberi uang Rp 800.000. Dimana beli ganja Rp 250.000 dan sabu-sabu Rp 500.000 dan Rp 50.000 untuk ongkosnya. Dan Pukul 17.00 WIB tersangka pergi ke Hutabarangan Sibolga untuk beli ganja pada orang yang tersangka pernah beli ganja sebelumnya. Setelah ganja diterima kemudian tersangka memasukkan kedalam jaket dan selanjutnya bertemu dengan orang yang biasa jual sabu-sabu dan setelah uang diserahkan Rp 500.000,” jelasnya.

Masih kata Sormin, setelah tersangka menerima sabu-sabu dan berangkat ke terminal Sibolga untuk menemui sipemesan, kemudian menyuruh tersangka untuk membungkusi daun ganja dan sabu sabu menjadi 4 bungkus.

“Selanjutnya tersangka membawa ganja dan sabu-sabu dalam gudang di Jln SM Raja Sibolga dan kemudian tersangka memotongi plastik hitam menjadi 67 bungkus daun ganja setelah ranting rantingnya dibagi menjadi dua tempat dalam kotak rokok Gudang Garam Merah sebanyak 48 bungkus dan bungkusan plastik warna hitam 19 bungkus dan sisanya dibalut dengan kertas warna putih dan sabu-sabu menjadi 4 bungkus dan dibalut dengan uang kertas tukaran Rp 10.000 dan kemudian barang-barang tersebut diperbuat disaku celana depan kanan dan kiri serta saku jaket. Pada pukul pukul 02.00 WIB tersangka naik betor menuju rumahnya dan istirahat didepan teras rumah miliknya. Dan pada pukul 03.35 WIB. Tersangka sendiri tidak tau sebelumnya bahwa yang membangunkannya adalah petugas sari Polres Sibolga hingga dirinya ditangkap,” bebernya.

Tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga melapas 114 ayat (1) Subs pasal 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat ( 1 ) Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *