Peraih Emas di KIDE: Masih banyak yang harus Diraih, Terimakasih Pak Guru…

  • Whatsapp
Siswa SMA Matauli Pandan peraih medali emas di KIDE Taiwan saat foto bersama dengan Kepala Sekolah SMA N Matauli Pandan. foto: istimewa.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, TAPTENG – Ke- 9 Siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang berhasil meraih emas pada ajang Kaohsiung International Invention and Design EXPO (KIDE) di Taiwan, telah kembali mengikuti proses belajar seperti biasa.

Sebelumnya diberitakan, bahwa ke- 9 siswa tersebut mengikuti perhelatan akbar itu yang diselenggarakan World Invention and Intellectual Properti Association (WIIPA) dan Taiwan Inventions Product Promotion Association (TIPPA), di International Convention Centre Kaohsiung (ICCK) di Kaohsiung, Taiwan, pada 8-10 Desember 2017.

Bacaan Lainnya

Zidan Dzulyadain dari Tim Avoteaman, mewakili rekannya mengungkapkan, keberhasilan mereka di ajang kompetisi internasional tersebut masih belum memuaskan dan tidak menjadi suatu kebanggaan buat mereka.

“Walau kami sudah meraih beberapa medali di ajang Kompetisi ini, tapi kami masih belum merasa puas, sebab, masih banyak yang harus kita raih, kami masih butuh didikan dan bimbingan dari sekolah, agar kami bisa terus meraih keberhasilan, kami akan terus berupaya untuk lebih bagus lagi ke depannya,” ungkap Zidan.

Keberhasilan dan prestasi yang mereka raih merupakan dorongan niat dan dukungan sekolah yang selalu mendidik mereka disertai doa orangtua.

“Berasal dari niat kita dulu di tambah dorongan dan dukungan sekolah yang senantiasa terus mengajari dan mengasah otak kami dalam mendapatkan keberhasilan,” sebut Zidan.

“Kami sangat berterima kasih sebesar-besarnya kepada guru-guru kami, terlebih kepada kepala sekolah kami bapak Murdianto SPd MM yang tiada henti mendidik kami. Tanpa mereka kami tidaklah ada apa-apanya,” kata Zidan.

Sedangkan, Tiara Jamil Kharisma Abadi Zebua menambahkan, prestasi yang mereka raih itu bukanlah suatu kesuksesan melainkan menjadi motivasi dorongan kuat untuk lebih bergiat dalam belajar dan terus belajar.

Mereka berharap ke depan dapat meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama sekolah, bangsa dan negara serta tentunya membanggakan orangtua.

“Apa yang sudah kami raih itu tidak membuat kami bangga, tetapi membuat kami semakin bergiat untuk terus belajar dan belajar. Kami akan terus berusaha menciptakan karya-karya lainnya,” ujar Tiara.

Kedua tim yang berhasil meraih medali dari sekolah ini adalah tim Avoteaman dan tim Chas.

Tim Avoteaman (Avocado Tea Many Benefits/biji pokat menjadi teh) beranggotakan, Afgha Satriya Prayoga, Jossy Fareza Tanjung, Kristian Anugrah Gea, Salman Raihan Sinulingga, dan Zidan Dzulyadain Amri.

Tim ini meraih 1 medali emas, 2 Special Awards dari Thailand, dan 3 Best Invention International dari Hongkong.

Kemudian tim Corncob Hand Sanitizer/Chas (bonggol jagung jadi pencuci tangan anti septik), beranggotakan, Andrea Jonsius Manurung, Tiara Jamil Kharisma Abadi Zebua, Emila Fadillah Hutagalung, dan Mutiah Holil Nasution. Tim ini meraih 4 medali emas, dan 5 Special Awards dari Korea. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *