Harga Cabai Rawit Tembus Rp50.000 Sekilo

  • Whatsapp
Cabai. Foto: DOK SNT.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018, harga komoditas cabai rawit di pasar tradisional di kota Sibolga melonjak naik dari Rp30.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

“Sudah beberapa hari ini harga cabai rawit naik, naiknya pun tinggi kali sampai Rp20.000 sekilo, terpaksalah membelinya setengah kiloan saja,” kata Ernawati Tanjung, di Pasar Sibolga Nauli, Selasa (19/12/2017)

Bacaan Lainnya

Dia menambahkan, cabai merah masih bertahan normal Rp35.000 sekilo, meski beberapa waktu lalu sempat naik juga.

“Kebetulan saya berdagang makanan malam hari, jadi butuh cabai rawit untuk acarnya, tetapi karena harganya naik, terpaksa dialihkan ke cabai merah,” terang Ernawati.

Pedagang sayur dan bumbu dapur, B br Hutagalung membenarkan kenaikan harga cabai rawit tersebut. Selain itu, sejumlah komoditas lain juga mulai naik. Harga sayuran juga naik rata-rata berkisar 10%.

Dikatakan, kenaikan harga cabai rawit akibat terjadinya gagal panen dari daerah penghasil, sehingga pasokannya berkurang.

“Informasi dari agen distributor katanya gagal panen, sehingga produksi cabai rawit berkurang,” ucap Ernawati.

Boru Hutagalung memprediksi kalau tidak bertambah naik, harga cabai rawit itu bakal bertahan hingga akhir tahun nanti.

“Kalau saya sih berharap, harganya cepat turun, sehingga penjualan bisa normal,” sebut Boru Hutagalung. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *