oleh

Diduga Mau Jambret Dipasar Sibolga Nauli, Dua Wanita Paruh Baya Ini Diamankan

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Dua wanita paruh paya diamankan warga di Pasar Sibolga Nauli, Sabtu, (23/12/2017), karena diduga mau melakukan aksi penjambretan terhadap salah seorang pengunjung pasar.
Beruntung niat kedua wanita itu berhasil digagalkan oleh salah seorang pengunjung pasar yang hendak berbelanja.

“Aku uda mulai curiga sama gerak ibu – ibu itu, kulihat matanya melihat sama kami saja. Ternyata ada maksud, ingin mengambil uang mamak ku yang dibuatnya di dalam kantongan plastik,” ucap Tuti yang merupakan anak dari korban saat di pos pelayanan Lilin Toba 2017 di Terminal Bus Sibolga.

Tuti mengatakan, sempat terjadi aksi tarik menarik dan tolak menolak yang dilakukan oleh anak korban dan diduga sebagai pelaku jambret, tetapi karena posisi diduga pelaku tidak menguntungkan, diduga pelaku penjambretan terjatuh dan saat itu anak korban minta tolong kepada masyarakat yang ada dipasar, dan selanjutnya dibawa kepos pelayanan lilin toba 2017 untuk diamankan guna menghindari amukan massa.

Sejumlah warga menngatakn, kedua perempuan tersebut diduga sebagai pelaku jambret yang kerap beraksi di pasar sibolga nauli, bahkan bukan kali ini saja.

“Memang itu sajanya kerjanya, baru tau rasa dia tertangkap, untung tidak di hajar masyarakat, penjarakan saja itu,” teriak warga.

Saat di intograsi petugas di pos pelayanan, kedua perempuan paruh baya tersebut mengaku berasal dari Provinsi Sumatera Barat, dan tiba di sibolga untuk menemui seseorang di kota sibolga dengan alasan ingin mencari tahu informasi tentang pelamaran TNI.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, Kedua perempuan tersebut di boyong ke Mapolresta Sibolga untuk dilakukan pemeriksaan, dibawa menggunakan mobil minibus milik personil polres kota sibolga.

Kapolres Sibolga AKBP Edwin Harianja Hatorangan SIK melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (26/12/2017) membenarkan adanya kejadian tersebut, dan setelah dilakukan pemeriksaan diduga sebagai pelaku jambret dan korban telah berdamai secara kekeluargaan.

“Betul ada kejadian tersebut, dan sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polres Sibolga, namun masalahnya telah selesai dibicarakan secara kekeluargaan,” ungkap R Sormin.

Selanjutnya Sormin menghimbau kepada masyarakat kota sibolga yang hendak pergi kepusat keramaian untuk memperhatikan barang – barang bawaan, dan tidak memakai perhiasan berlebih serta jika ingin meninggalkan rumah untuk menitipkan pesan kepada tetangga atau kepala lingkungan.

“Niat Kejahatan akan terjadi apabila kita yang memulainya, untuk itu polres kota sibolga menghimbau kepada masyarakat kota sibolga khususnya yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2018 untuk memperhatikan barang-barang bawaannya, jika memakai perhiasan jangan berlebihan atau sampai mencolok, sehingga menimbulkan niat kejahatan, dan kepada masyarakat yang hendak bepergian meninggalkan rumah agar memperhatikan sekelilingnya, seperti memeriksa arus listrik, memeriksa kompor dan regulator Gas Elpiji dan menitipkan pesan kepada tetangga atau kepala lingkungan untuk melihat-lihat rumah yang ditinggalkan,” terang Sormin. (SNT)

Komentar