Sedang Asik…..di Jalan Diponegoro Sibolga Pelajar ini Diangkut ke Kantor Satpol PP

oleh
Ketiga anak diberi hukuman disiplin oleh Petugas Satpol PP Kota Sibolga. Foto: istimewa.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Sebagai Pengayom dan penegak peraturan daerah, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran terus melakukan razia kasih sayang terhadap pelajar di kota sibolga, dan dalam razia kasih sayang yang dilakukan oleh petugas Satpol PP, dua orang pelajar dan satu anak putus sekolah, sedang menghirup lem kambing di jalan Diponegoro Sibolga kota, Selasa (9/1/2018) langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Sibolga.

Dua pelajar yang terjaring tersebut berinisial AW dan A merupakan siswa di salah satu Madrasah yang berada di jalan Ahmad Yani kelurahan pasar belakang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sibolga Singkat Sijabat ketika di konfirmasi mengatakan, tiga orang tersebut di tangkap setelah ada laporan yang diterima petugas Satpol PP.

“Setiap hari ketika jam sekolah petugas tetap melakukan patroli kelokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul para siswa untuk cabut, tapi tadi ketika petugas dilapangan, kita mendapat laporan adanya siswa yang berada di rumah kosong di jalan Diponegoro sedang berkumpul, ketika petugas melunjur kesana di dapati sedang menghirup lem kambing,” kata Singkat Sijabat.

Setelah itu kata Singkat, kedua pelajar dan anak putus sekolah yang dijaring tersebut terpaksa diboyong ke kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan.

“Mereka dibawa kemari untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, dan memberikan nasihat-nasihat kepada mereka untuk tidak melakukan perbuatan itu kembali dengan sanksi apabila dilakukan kembali dan ditangkap petugas, hukuman lebih berat akan diberikan,” ujar Singkat.

Selama di kantor dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran kota sibolga, ketiga anak itu diberi hukuman disiplin berupa menghormat bendera, menyanyikan lagu-lagu wajib nasional, berlari dan jalan jongkok, hal ini dilakukan sebagai efek jera agar ketiganya tidak mengulangi perbuatannya kembali.

“Sebatas pembinaan saja yang kita berikan kepada mereka, dan kita sudah panggil orangtuanya. Selain itu kita juga sita bukti lem kambing yang dibungkus dalam plastik putih,” ungkap Singkat.

Dia mengharapkan, kiranya kedepan komunikasi Petugas Satpol PP dengan masyarakat harus terjalin dengan baik, Masyarakat sebagai perpanjangan, jika menemukan hal pelajar sedang berada diluar sekolah saat jam belajar dan melakukan aktivitas lainnya yang tidak ada hubungan dengan pembelajaran agar melaporkan kepada pihak satpol PP kota sibolga.

“Kita tidak dapat bekerja sendiri, tanpa bantuan dan partisipasi masyarakat, mustahil penindakan-penindakan yang dapat merugikan masyarakat dapat di selesaikan satpol, dan juga saya mengingatkan dan meminta masyarakat khususnya orang tua untuk memperhatikan anak-anaknya agar tidak terjadi perilaku menyimpang seperti menghirup lem kambing yang berdampak pada kesehatan anak itu sendiri,” imbuhnya. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *