Belum Ditetapkan KPU, Tulisan Calon di Baliho Kandidat Dinilai Menyalahi

  • Whatsapp
Baliho Bakal Calon Gubernur Sumut di Kota Sibolga. Foto: ist.

Smart News Tapanuli, SIBOLGA – Baliho dan spanduk pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara sudah mulai ramai bertebaran di sejumlah titik di Kota Sibolga.

Tetapi ada yang salah dalam tulisan di baliho dan spanduk para kandidat yang akan bertarung pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara tahun 2018 ini.

Secara terang dan jelas, tim sukses maupun partai pengusung kandidiat menuliskan ‘Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara’, padahal KPU Sumut belum menetapkan pasangan calon.

Ketua Panwaslih Kota Sibolga Darwis Sibarani menganggap hal ini sebuah kesalahan. Sebelum ada pengumuman resmi dari KPU tentang penetapan pasangan calon, kandidat yang akan bertarung belum bisa menggunakan kata calon, seharusnya bakal calon.

“Kita melihat sudah mulai banyak terpajang baliho dan spanduk para kandidat. Saya tidak mengatakan itu sebagai pelanggaran, tetapi sebuah kesalahan yang harus diperbaiki,” ujar Darwis Sibarani kepada wartawan, Sabtu (3/2/2018).

Menurut PKPU Nomor 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018, orang yang berkeinginan maju menjadi kepala daerah harus melalui proses, mulai dari pendaftaran sampai ditetapkan sebagai calon, yang bersangkutan disebut sebagai bakal calon.

“Nanti akan kita surati tim sukses dan partai pengusung bakal calon gubernur Sumut ini, kalau dia partai politik, maka partai tersebut kita surati dan diminta untuk menurunkan dan menggantinya, begitu juga dengan tim sukses yang terbentuk dari masyarakat atau kelompok,” kata Darwis.

“Jika dalam waktu yang telah kita tentukan tidak ada respon, maka Panwaslih akan berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pencabutan spanduk dan baliho tersebut,” imbuhnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *