oleh

Pengamanan di Bandara FL.Tobing Ditingkatkan Pasca Serangan Bom di Surabaya

Tapanuli Tengah – Bandara Dr Ferdinand Lumban Tobing Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, pasca teror bom yang terjadi di Surabaya.

Hal itu disampaikan Plt.Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Dr.Ferdinand Lumban Tobing, Tipriyanto kepada wartawan, Senin, 14 Mei 2018 usai mengikuti pelaksanaan sosialisasi dan penandatanganan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Aula Bandara FL.Tobing.

Tipriyanto mengatakan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengeluarkan surat edaran bernomor 108/SP/KJSH/1/2018, untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di setiap bandara pasca terjadinya teror bom di Surabaya.

“Berdasarkan surat edaran itu, Dirjen Perhubungan Udara menginstruksikan ke setiap bandara di Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di bandara,” ucap Tipriyanto.

Plt.Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Dr.Ferdinand Lumban Tobing, Tipriyanto.

Dia menuturkan, kewaspadaan dimaksud adalah melakukan pengawasan gerak-gerik terhadap siapa saja pengunjung bandara guna kelancaran penerbangan.

Selain itu, otoritas bandara juga akan mendirikan posko pengamanan dengan melibatkan stakeholder yang ada, dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, yakni TNI-Polri, serta petugas eksternal pengamanan di bandara FL.Tobing.

“Kita tetap kordinasi dengan TNI-Polri dan stakeholder yang ada. Kita rencanakan juga untuk mendirikan posko bersama di bandara ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan di wilayah bandara ini,” terangnya.

Sementara itu, Humas Bandara FL.Tobing, Jansen mengungkapkan, untuk saat ini aktivitas di Bandara FL.Tobing tetap berjalan normal.

“Hingga saat ini aktivitas penerbangan dan aktivitas bandara tetap lancar. Semua aman berjalan seperti biasa. Namun, kita tetap siaga,” ucap Jansen. (job purba_snt)

Komentar