oleh

Kisah Aziz Hayat yang Sukses di Industri Musik Indonesia

Smart News Tapanuli – Penyanyi Aziz Hayat yang dikenal dengan nama panggung Jaz, lahir di Brunei Darussalam, 5 Maret 1993 merilis lagu berjudul Dari Mata pada tahun 2016, dan diterima baik di industri musik Indonesia.

Kehidupan awal dan awal karier Jaz sejak tahun 1993-2013. Jaz dibesarkan oleh Neneknya sejak umur satu tahun.

Di usianya satu tahun, kedua orang tuanya bercerai. Setelah berpisah, ibunya memutuskan tidak menikah lagi.

Sementara ayahnya telah memiliki istri asal Bogor, Jawa Barat, dan menetap di Brunei. Jaz lantas diasuh oleh neneknya. Diasuh sejak kecil membuat Jaz menganggap neneknya seperti orang tua sendiri. Jaz bercita-cita menjadi penyanyi. Tapi neneknya melarang cucu kesayangannya tersebut menekuni dunia tarik suara. Namun Jaz gigih memberi pengertian si nenek akhirnya luluh juga.

Sebelum serius menekuni bidang musik, Jaz sendiri ingin sekali menjadi seorang pemain sepak bola. Dulu, Jaz bahkan serius menekuni sepak bola hingga bergabung dalam Timnas U-16 Brunei Darussalam dan pernah ikut turnamen di Thailand pada 2007.

Jaz memang sempat memokuskan diri di olahraga sepak bola ketika masih remaja. Ia rajin berlatih agar bisa menjadi atlit sepak bola profesional.

Untuk dunia musik, saat itu ia masih menganggapnya sebagai hiburan. Sampai akhirnya Jaz mengenal musik R&B dan mengubah impiannya.

Mengawali karirnya menjadi seorang penyanyi, Jaz menjadi penyanyi di acara pernikahan. Ia juga aktif menulis dan merekam lagu. Salah satu lagu ciptaannya, I Stalk Your Profile, disebarluaskan Jaz lewat situs berbagi video YouTube.

Kemduian berkat video itu, Jaz diminta tampil di Anugerah Planet Muzik (APM) pada 2013. APM adalah acara penghargaan untuk musisi di negara rumpun Melayu seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Pada penampilan di APM membuat bakat menyanyi Jaz diketahui khalayak. Perusahaan rekaman Sony Music Indonesia lalu merekrutnya. Jaz bahagia bisa mendapat kontrak rekaman. Tetapi kebahagiaan tersebut terusik kabar duka. Nenek Jaz meninggal tak lama setelah penampilannya di APM. Sepeninggal neneknya, Jaz gamang. Dia bingung harus melakukan apa.

Sejak itu, semangat Jaz menjadi penyanyi pun mendadak terhenti. Namun hidup harus tetap berjalan, Jaz memutuskan hijrah ke Jakarta dan melanjutan impiannya menjadi penyanyi. Dia berusaha menjadi pribadi yang mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain.

2014-2016: Singel Dari Mata

Pada tahun 2016, Jaz merilis singel pertamanya yang berjudul Dari Mata. Dari Mata sukses di pasaran, lagu ini sempat merajai tangga lagu dibeberapa layanan musik streaming di Indonesia seperti JOOX dan Spotify.

Proses terciptanya lagu ini dari ide sampai jadi bisa dibilang tak instan. Dibutuhkan waktu 4 bulan untuk Jaz merampungkan materi tersebut. Dari segi lirik sampai melodi dasar lagu merupakan bikinannya.

2017-sekarang: Singel Kasmaran dan proyek debut album

Pada awal tahun 2017, Jaz merilis singel keduanya yang berjudul Kasmaran. Sama seperti singel pertamanya, Kasmaran sukses di industri musik Indonesia.

Sebelum tahun ini berganti, Jaz tidak puas dengan dua single saja, Dari Mata dan Kasmaran. Ia berencana merilis single ketiga terlebih dahulu sebelum nantinya merilis album.

Dalam sebuah obrolan dengan detikHOT, Jaz membagi sejumlah rencana yang dimilikinya selama setahun ke depan. Mulai dari merilis single berikutnya hingga album di tahun di depan.

Meski rencana itu telah ada di depan mata, Jaz mengaku masih memilih lagu mana yang nantinya akan ia dapuk sebagai single ketiganya. Jaz mengatakan, lagu tersebut akan dipilih dari 10 lagu yang menjadi materi albumnya.

Singel Jaz, yakni Dari Mata (2016), Kasmaran (2017), Teman Bahagia (2018). Sumber: Wikipedia-detikHOT.

Komentar