oleh

Pembeli di Pasar Terpadu Pandan Sepi, Kadis Perindag: Belanja Aja Kesana Biar Ramai

Tapteng – Pedagang di Pasar Terpadu Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mengeluhkan sepinya pembeli akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut beberapa hari terakhir. Pasar yang beroperasi dua kali dalam sepekan ini sepertinya kurang diminati warga untuk berbelanja.

Pedagang mengaku rugi karena omset penjualan yang diperoleh tidak seberapa. Barang dagangan pun banyak yang tak laku terjual, karena pembeli yang datang ke pasar ini sangat sedikit.

“Omset kita turun, karena hujan pembeli yang datang tidak banyak, mungkin pembeli malas datang ke pasar ini,” ujar R br Bangun, pedagang buah ketika ditemui di lapak dagangannya, Selasa (10/7).

B Lubis, pedagang sembako dari Batangtoru juga menyampaikan hal yang sama seraya menambahkan, omset penjualan yang ia dapatkan di pasar tersebut sangat sedikit.

“Berbeda jauh ketika saya berjualan di Onan Sibuluan, Kelurahan Sibuluan Nauli tempo hari. Rugi kita berjualan di Pasar Terpandu Pandan ini, pembelinya pun sepi,” ujarnya.

B Lubis menambahkan, mereka terpaksa berjualan di pasar tersebut karena Pemkab Tapteng mengharuskan pedagang pindah dari Onan Sibuluan.

“Iya beginilah, pemerintah yang menyuruh kita pindah ke sini,” ucapnya sembari membungkusi barang dagangannya.

Sejumlah pedagang lain berharap pemerintah daerah membuka rute angkutan umum melintas dari Pasar Terpadu Pandan.

“Harapan kami, segeralah angkot lewat dari sini, supaya pembeli datang,” ketus B Tambunan, pedagang sayur.

Sementara itu, Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Tapteng Berlin Doloksaribu mengatakan pihaknya telah memberikan fasilitas kegiatan usaha masyarakat di lokasi tersebut.

Keberadaan pasar tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga khususnya pelaku usaha mikro dan kecil yang berprofesi sebagai pedagang.

Supaya pembelinya tidak sepi, pihaknya mengimbau masyarakat untuk berbelanja ke Pasar Terpadu Pandan.

“Belanjalah ke Pasar Terpadu Pandan supaya ramai, ajak keluarga dan saudara kita untuk beramai-ramai berbelanja ke sana,” ujarnya.

Terpisah, Plt Kadishub Tapteng Jonnedy Marbun mengatakan kemungkinan angkutan umum tidak mau melintas dari Pasar Terpadu Pandan karena infrastruktur jalan yang masih rusak.

“Kita tidak bisa memaksa sopir harus melintas ke sana karena kondisi jalan rusak. Tetapi kalau jalannya sudah mulus, tidak ada lagi alasan para sopir angkot untuk tidak melintas ke sana,” ujarnya. (dody irwansyah/snt)

Komentar