Andamdewi Punya Puskesmas Baru

  • Whatsapp
Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Darwin Sitompul, Sekdakab Tapteng dan Kadis Kesehatan Nursyam saat meneken prasasti peresmian gedung Puskesmas Sijungkang, Selasa 17 Juli 2018.

Tapteng – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bahktiar Ahmad Sibarani meresmikan Puskesmas Sijungkang di Desa Sijungkang, Kecamatan Andamdewi, Selasa (17/7/2018). Sebagai puskesmas induk, puskesmas ini akan melayani warga di 5 desa, diantaranya Sirami-ramian, Pangaribuan, Sijungkang, Sogar dan Sigolang.

Namun demikian, masih dibutuhkan sejumlah peralatan kesehatan untuk menunjang operasional dan pelayanan. Seperti diungkapkan Kadis Kesehatan Nursyam yang berharap agar pemerintah daerah menampung anggaran pembelian alat operasional puskesmas dalam Perubahan APBD 2018.

“Puskesmas Sijungkang tadinya adalah puskesmas pembantu. Sekarang menjadi puskesmas induk di Kecamatan Andamdewi ini. Ada 5 desa yang dilayani. Kami berharap Pak Bupati berkenan menambahkan anggaran untuk tambahan pengadaan alat operasionalnya nanti,” ujar Nursyam.

Bupati saat itu langsung merespon. “Visi dan misi kita untuk mensejahterakan masyarakat, termasuk memberikan fasilitas kesehatan yang paling prima buat masyarakat. Kalau ada aspirasi saya siap menerimanya,” kata bupati.

* Ingin Bangun Patung dan Sumur Nommensen

Sebelumnya, tokoh masyarakat setempat, Krismartua Panjaitan mengakui besarnya perhatian pemerintah daerah ke Kecamatan Andamdewi.

“Kecamatan Andamdewi banyak dapat kejutan dari pemerintah daerah, bukan hanya puskesmas baru ini, tapi Andamdewi juga mendapat cipratan dana sebesar Rp 2 miliar untuk peningkatan objek wisata yang ada,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani menyatakan bahwa dia memiliki cita-cita membangun patung dan sumur Nommensen (tokoh penyebar agama Kristen di kawasan Tapanuli) di kecamatan itu.

“Untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di kecamatan ini, perlu dikembangkan objek wisata rohani seperti yang saya cita-citakan. Tapi apakah ada masyarakat yang ingin memberikan tanahnya, sebab pemerintah tidak menampung biaya ganti rugi tanah. Kalau ada kami siap membangunnya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan juga penyerahan kartu BPJS dan beras rakyat sejahtera (rastra) dan penekenan batu prasasti puskesmas. (snt)

 

Editor: Mora

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *