Ketika Bagan Pancang Nelayan Ambruk Dihempas Badai

  • Whatsapp
Tempat Penjemuran Ikan di Hajoran. Foto: istimewa.

Tapteng – Dua pekan terakhir, sejumlah bagan pancang milik nelayan di Tapteng ambruk diterjang ombak dan angin kencang. Akibatnya, nelayan merugi dan berhenti mencari ikan.

Azwardi Hutasoit, nelayan bagan pancang asal Hajoran Tapteng membenarkan kondisi tersebut. Beberapa bagan pancang milik temannya roboh diterjang ombak disertai angin kencang.

Bacaan Lainnya

Untuk menutupi kebutuhan rumahtangga, Azwardi terpaksa merogoh tabungan karena sudah dua pekan tak melaut.

“Kalau tabungannya habis, ya terpaksa meminjam dulu,” ujar Azwardi, Kamis 2 Agustus 2018.

Meski kondisi cuaca belum cukup baik, kemarin malam dia sudah mencoba menangkap ikan. Hasil yang didapat pun tidak seberapa, hanya 1 keranjang ikan teri seberat 25 kg.

Dia menambahkan, persoalan lain yang muncul akibat bagan pancang yang ambruk adalah sulitnya bahan untuk mendirikan bagan pancang yakni, kayu nibung dan kayu bakau.

Pantauan, minimnya hasil tangkapan nelayan bagan pancang juga berdampak kepada aktivitas warga penjemur ikan. Hanya beberapa orang saja yang melakukan aktivitas karena terbatasnya pasokan. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *