“AMPUH” Minta Kejagung Copot Kajari Sibolga, Lihat Videonya

  • Whatsapp
'AMPUH' saat berunjuk rasa did epan Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Rabu 6 Februari 2019. (Foto: SNT)

Sibolga – Aliansi Mahasiswa, Wartawan dan LSM Peduli Penegak Hukum (AMPUH) minta Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk mencopot Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sibolga yang saat ini dijabat oleh Timbul Pasaribu.

Permintaan itu disampaikan AMPUH dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor Kejari Sibolga, Rabu, 6 Februari 2019.

Bacaan Lainnya

Koordinator Aksi Herbert Roberto Sitohang dalam orasinya menyampaikan aksi unjuk rasa ini menyikapi penanganan berbagai kasus-kasus tindak pidana korupsi yang dilaporkan komunitas masyarakat baik mahasiswa, aktivis LSM dan wartawan juga warga desa dan bahkan Pimpinan DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah ke Kejari Sibolga yang penanganannya diduga kuat ada kolusi dan nepotisme.

“Kami menduga penanganannya juga tebang pilih dan terkesan diendapkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sibolga,” kata Herbert Roberto Sitohang.

Menurut Herbert, janji-janji manis Kejari Sibolga untuk memberantas praktek-praktek korupsi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga hingga saat ini tak kunjung membuahkan hasil yang signifikan.

“Padahal masyarakat menaruh ekspektasi besar selama ini kepada saudara Timbul Pasaribu yang merupakan putra daerah. Ironisnya, ada klaim keberhasilan pengungkapan kasus korupsi yang selama ini digembar gemborkan oleh Kajari Sibolga seakan tidak berarti karena berbagai kasus korupsi yang telah merampok uang rakyat dalam jumlah besar justru dalam pengusutannya berujung pada suatu kondisi ketidakpastian hukum,” ungkapnya.

Dengan keadaan itu, AMPUH minta Timbul Pasaribu dicopot dari jabatannya dan agar digantikan dengan pejabat yang memang serius mau memberantas kasus-kasus tindak pidana korupsi di Kota Sibolga dan Tapteng.

Selengkapnya lihat aksi unjuk rasa ‘AMPUH’ DISINI saat berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sibolga, Rabu 6 Februari 2019. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *