oleh

Golkar Minta Polisi dan Bawaslu Awasi Politik Uang

Sibolga – Ketua DPD Partai Golkar Sibolga Jamil Zeb Tumori mengapresiasi Polres Sibolga yang telah membentuk tim pemantau Kamtibmas di tiap kelurahan jelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Polres Sibolga yang telah membentuk tim tersebut,” ujar Jamil Zeb Tumori saat dikonfimasi SmartNews, Rabu malam (10/4/2019).

Namun, Jamil Zeb Tumori juga minta kepolisian dan Bawaslu untuk mengawasi politik uang seminggu jelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Saya juga minta kepolisian dan Bawaslu untuk mengawasi politik uang jelang Pileg dan Pilpres 2019. Peredaran uang memang tidak salah, tapi jika ada peredaran uang yang tujuannya politik. Nah, hal inilah yang perlu diawasi,” ungkap Jamil.

Jamil juga memastikan, bahwa dirinya yang juga sebagai Calon Legislatif (Caleg) menolak politik uang.

“Golkar mau Pemilu yang berkualitas. Saya juga sudah minta seluruh caleg Golkar Sibolga untuk tidak memberi uang kepada rakyat dengan maksud untuk dipilih,” ungkapnya.

Terpisah, Hendra Hariandja warga Sibolga juga sependapat dan mendukung pernyataan Jamil Zeb Tumori terkait penolakan politik uang.

Hendra berpendapat dengan praktik politik uang itu justru akan memiskinkan masyarakat.

“Politik uang pasti menyengsarakan masyarakat lima tahun ke depan. Dan sesungguhnya yang menentukan Sibolga itu hebat atau tidaknya, maju atau mundurnya adalah kita masyarakat Sibolga itu sendiri. Jadi mari kita tolak politik uang,” pungkasnya. (snt)

Loading...

Komentar