3 Anak Terseret Arus di Pantai Lubuk Tukko, Begini Penjelasan Polisi dan Warga

  • Whatsapp
Warga Memadati Pantai Lubuk Tukko Pandan. (Foto: dok istimewa)

SmartNews, Tapteng – Polres Tapteng merilis data korban yang hanyut di Pantai Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.

Dalam keterangan tertulis Paur Humas Polres Tapteng Iptu Rensa Sipahutar, minggu sore menjelaskan kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Korbannya ada dua orang bocah, yakni Randu (10-laki-laki) dan Adel (9-perempuan), warga Kelurahan Lubuk Tukko, Pandan.

“Korban bernama Adel meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD Pandan. Sementara Randu belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian nelayan setempat bersama Tim SAR,” kata Rensa.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun SmartNews di lokasi kejadian pada minggu sore, sebelum kejadian ada lima orang bocah menuju pantai tersebut.

Namun, dua dari lima bocah itu berada di pinggir pantai. Sementara Adel dan Randu bersama seorang temannya yang diketahui bernama Tiara (11) selanjutnya mandi-mandi berkisar puluhan meter dari bibir pantai tepatnya di muara Lubuk Tukko.

Sedangkan dua teman dari ketiga korban yang sebelumnya belum sempat mandi ketika melihat kejadian itu langsung melaporkan kejadian itu ke warga setempat. Hingga akhirnya warga berlarian menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan terhadap korban.

Tiara sendiri berhasil diselamatkan, namun kondisinya lemas. Dan Adel ditemukan warga namun, nyawanya tak tertolong lagi.

“Saat kami temukan kondisinya terapung bang,” kata Sofian Lumbantobing, pemuda setempat yang berhasil menemukan Adel.

Sementara itu, warga lainnya yang ditanyai di lokasi menyebut, di saat korban sedang mandi di laut pinggir pantai itu, air laut disebut sedang surut.

Korban saat dibawa ke RSUD Pandan. (foto: dok istimewa)

Diduga korban hanyut setelah kemudian air laut pasang. “Naik pasang, gak sanggup lagi dia (korban) menyeberang. Kan dangkal di situ ada pasirnya,” kata seorang pria warga setempat kepada SmartNews sambil menunjuk lokasi diduga lokasi hanyut korban.

Korban tewas diketahui anak dari Haposan Sihite warga Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan. Hal itu diketahui dari seorang warga Pandan, Firman Lubis. “Orangtua korban itu teman saya,” ujar Firman saat dihubungi, minggu malam.

Hingga saat ini belum diperoleh kronologi pasti terkait kejadian itu. Namun warga sekitar dibuat heboh atas kejadian tersebut.

Terpisah, Humas Pos SAR Sibolga Muhammad Abduh Nasution menjelaskan pencarian terhadap satu orang korban yang belum ditemukan telah dihentikan minggu sore tadi. “Pencarian akan dilanjut besok pagi mulai pukul 06.00 WIB,” ujarnya ketika dihubungi, minggu malam. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *