oleh

Pemerintah Target 2021 Tenaga Honorer Tidak Ada Lagi di Pusat dan Daerah

SmartNews, Tapanuli – Tenaga honorer pada tahun 2021 di seluruh pemerintahan baik pusat dan daerah tidak akan ada lagi.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan, penghapusan tenaga honorer merupakan kesepakatan antara komisi II DPR dengan Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk menjalankan mandat UU Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN).

“Kita berikan toleransi sampai 2021 bagi honorer yang belum masuk PNS,” sebut Tjahjo, melansir laman detikcom, Senin (27/1/2020).

Tjahjo menambahkan, hal itu juga sebagaimana diatur pada Pasal 6. “Tidak ada lagi status pegawai yang bekerja di instansi pemerintah selain PNS dan PPPK. Sehingga dengan demikian ke depannya secara bertahap tidak ada lagi jenis pegawai seperti pegawai tetap, pegawai tidak tetap, tenaga honorer, dan lainnya,” ungkapnya.

Katanya lagi, bahwa penghapusan tenaga honorer akan dilakukan dengan mengubah statusnya menjadi PNS atau PPPK.

“Hanya saja hal tersebut harus ditempuh sendiri oleh para pegawai melalui seleksi CPNS maupun PPPK yang akan dibuka oleh pemerintah,” sambungnya.

Sambungnya lagi, bahwa pemerintah sendiri belum bisa memastikan bahwa dalam waktu dekat akan ada pembukaan lowongan baru untuk CPNS maupun PPPK.

“Saat ini, pemerintah masih melaksanakan proses seleksi CPNS 2019, dan baru menyelesaikan seleksi PPPK 2019,” jelas Tjahjo.

Dia mengaku bahwa pembahasan penyelesaian masalah tenaga honorer sudah dikoordinasi oleh pejabat eselon I lintas kementerian seperti Kementerian PAN-RB, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta BKN.

“Koordinasi itu lebih mencarikan solusi bagi tenaga honorer yang usianya tidak terakomodasi dalam syarat seleksi CPNS dan PPPK,” tambahnya.

“Sekarang sedang ditelaah, dicarikan jalan keluarnya. Tapi saya belum bisa ngomong. Koordinasi sudah dilakukan di tingkat eselon I,” pungkasnya. (snt)

Komentar

News Feed