Smartnewstapanuli.com




Pegawai Kankemenag Humbahas kena OTT Saber Pungli

  • Kamis, 8 Juni 2017 | 22:07
  • / 13 Ramadhan 1438
  • Reporter:
  • 10110 Kali Dibaca
Pegawai Kankemenag Humbahas kena OTT Saber Pungli
Foto: Tim Saber Pungli Polres Humbahas (baju putih) sedang melakukan pemeriksaan terhadap pegawai Kankemenag Humbahas yang di-OTT.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, HUMBAHAS – MS dan ES, pegawai ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Humbahas, Provinsi Sumatera Utara, dijaring Tim Saber Pungli Polres Humbahas, Senin (5/6/2017) siang kemarin.

Keduanya ditangkap tangan saat transaksi pengurusan sertifikasi guru agama, di kantor instansi vertikal itu di Jalan Desa Sihite II, Kecamatan Doloksanggul, Humbahas.

Kapolres Humbahas AKBP Nicolas Ary Lilipaly melalui Kasubbag Humas Ipda R Tampubolon menjelaskan, awalnya MS (guru) memberikan sejumlah uang kepada ES (pegawai kankemenag) untuk biaya pengurusan sertifikasi guru agama.

“Pemberian uang itu tanpa ada bukti pembiayaan kepada orang yang diurus,” katanya.

Dari keduanya, tim menyita barang bukti berupa uang sejumlah Rp3.988.000 diantaranya dari saku kiri dan kanan, dompet, dan amplop dalam laci.

“Keduanya sempat diamankan. Sementara dikenakan Pasal 5 ayat 2 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” terangnya.

Kasat Reskrim: yang diperiksa hanya ES

Terpisah, keterangan berbeda justru disampaikan Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Jonser Banjarnahor. Katanya, yang diperiksa hanya satu orang, yakni ES, pegawai Kankemenag Humbahas sebagai penerima uang.

“Yang kita periksa hanya satu orang dari pegawai depag, itu inisialnya ES. Jadi bukan dua orang,” jawab AKP Jonser saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

Dijelaskannya lagi, barang bukti hasil OTT itu menemukan uang sejumlah Rp3.880.000. Namun, setelah dilakukan pengembangan, uang yang terindikasi pungli hanya senilai Rp180 ribu. Karena itu juga penyidik tidak melakukan penahanan terhadap keduanya, tapi wajib lapor.

Kakankemenag membantah ada praktek pungli di kantornya

Sementara itu, Kepala Kankemenag Humbahas, Julsukri Limbong membantah sangkaan praktek pungli terhadap salah satu pegawainya itu. Dia juga menjamin tidak ada praktek pungli di instansi yang dipimpinnya tersebut.

“Saya berani menjamin siapa pun itu di kantor ini tidak ada yang diwajibkan pungutan terhadap pengurusan apa pun melalui kantor ini. Saya jamin itu,” katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (6/6/2017).

Julsukri Limbong pun mengaku belum mengetahui pasti persoalan tersebut. Sebab dia baru hanya dengar-dengar dari para pegawainya. ”Memang ada dibawa anggota kita dari bidang pendidikan agama kristen, satu orang, dan satu guru,” katanya.

Disinggung kembali soal adanya praktik  pungli, Julsukri kembali membantah. “Saya tidak tahu soal itu, tapi memang saya dengar ada (uang tunai) ditemukan. Yang jelas tidak menutup kemungkinan bahwa uang tersebut merupakan uang terimakasih berupa inisiatif para guru,” kilahnya. (ans)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 SMARTNEWSTAPANULI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional