Smartnewstapanuli.com




Mengejutkan! Hakim vonis bebas terdakwa pembunuh anak sendiri di Humbahas

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 23:52
  • / 27 Syawal 1438
  • Reporter:
  • 2319 Kali Dibaca
Mengejutkan! Hakim vonis bebas terdakwa pembunuh anak sendiri di Humbahas
Foto: Terdakwa Mangasa Sibarani (baju orange) bersama penyidik saat memperagakan adegan pembunuhan anaknya sendiri Aldi Manata Sibarani, dalam reka ulang beberapa waktu lalu. (dok)

SMARTNEWSTAPANULI.COM, HUMBAHAS – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tarutung Cabang Doloksanggul, Sumatera Utara yang diketuai Sarma Siregar, memvonis bebas seorang pria terdakwa pembunuhan bocah 10 tahun yang merupakan anaknya sendiri, Rabu (19/7/2017) kemarin. Padahal jaksa penuntut mendakwanya dengan tuntutan 20 tahun penjara.

Lantas kenapa hakim memvonisnya bebas?

Dalam perkara ini, terdakwa bernama Mangasa Sibarani (39), warga Dusun Silaban, Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara. Sedangkan korban bernama Aldi Manata Sibarani.

Putusan itu sontak mengejutkan pengunjung sidang, khususnya keluarga terdakwa yang juga keluarga korban. Mereka hampir tak percaya. Di satu sisi mereka senang karena perbuatan terdakwa tidak terbukti, tapi di sisi lain siapa pembunuh korban masih misterius.

“Kalau bukan dia, siapa pelaku sebenarnya, tolonglah diungkap,” kata Oppung Polo Sibarani, ayah terdakwa, kepada wartawan usai sidang.

Peristiwa pembunuhan itu sendiri diketahui terjadi pada Minggu, 12 Februari 2017 lalu. Mayat korban ditemukan beberapa hari kemudian.

Dalam reka ulang yang digelar penyidik Polres Humbahas kala itu, diperagakan bagaimana bocah SD itu dihabisi secara keji dengan cara ditabrak dengan mobil, dicekik, ditinju, diinjak-injak, dan kepalanya dibenturkan oleh terdakwa. Lalu mayatnya dibuang ke semak-semak di dekat sebuah gedung poskedes.

Motifnya diduga dipicu rasa cemburu terdakwa kepada istrinya dan rasa kesal kepada korban yang kelamaan kembali dari warung saat disuruh membeli rokok oleh terdakwa.

Reka ulang di lokasi kejadian itu dipimpin langsung oleh Kapolres Humbahas AKBP Nicolas Ari Lilipaly, serta dihadiri Kasi Pidum Kejari Doloksanggul Bonatua Siregar, Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, para penyidik Satuan Reskrim, dan disaksikan oleh ribuan warga.

Setelah sampai di meja hijau, tim jaksa penuntut Bambang dan Arjansa menjerat terdakwa dengan Pasal 80 ayat 4 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 dan Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kasi Pidum Kejari Doloksanggul, Humbahas, Bonatua Siregar kepada awak media menyebutkan bahwa vonis bebas itu diambil majelis hakim secara “voting” (pemungutan suara) karena terjadi “discending opinion” (perbedaan pendapat) diantara para hakim.

“Jadi putusan melalui voting para hakim, yang setuju terdakwa divonis bebas menang suara,” kata Bona Siregar sembari menyatakan jaksa akan melakukan kasasi dalam perkara itu.

Sebelumnya, kuasa hukum terdakwa, Rudi Adam Sianipar, saat menyampaikan nota pledoi (pembelaan) menyatakan bahwa kliennya itu dipaksa mengakui perbuatannya dan menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) oleh penyidik kepolisian.

Lalu, siapa sebenarnya pembunuh Aldi Manata Sibarani?

(Tim)

1 Komentar

  1. Kuyak Senin, 24 Juli 2017
  • ©2017 SMARTNEWSTAPANULI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional