Smartnewstapanuli.com




Kaur Pemdes Muara Bolak kena OTT, coba kabur sambil teriak maling

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 22:08
  • / 19 Djulqa'dah 1438
  • Reporter:
  • 1776 Kali Dibaca
Kaur Pemdes Muara Bolak kena OTT, coba kabur sambil teriak maling
Ilustrasi. (Int/Ist)

TAPANULI TENGAH – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Tapanuli Tengah berhasil meringkus oknum Kepala Urusan Pembangunan Desa (Kaur Pemdes) Muara Bolak, Kecamatan Sosorgadong, berinisial CS, Jumat (11/8/2017) malam. CS diduga melakukan pengutipan uang dari warga yang mengurus sertifikat tanah Program Operasi Nasional Agraria (Prona).

Informasi dari sejumlah warga, di desa itu memang sedang ada pengukuran tanah warga untuk penerbitan sertifikat tanah program pemerintah pusat tersebut. Namun, untuk pengurusan tanah ini, warga dikutip uang sekitar Rp800 ribu per surat tanah, padahal Prona adalah program sertifikasi tanah gratis yang disubsidi pemerintah.

“Mungkin karena tahu Prona itu gak dibayar, warga pun melapor ke polisi. Kebetulan, malam itu tim pengukur tanah berada di Desa Muara Bolak. Mungkin tahu ada pengukuran, polisi pun siap-siap menangkap jika ada pungli,” kata seorang warga yang namanya tidak mau disebutkan, namun melihat CS diboyong petugas, Sabtu (12/8/2017).

Dijelaskannya lagi, CS ditangkap di rumah seorang warga bermarga Simamora. Dimana sebelumnya, CS sedang minum di kedai tuak, sambil melakukan transaksi dengan warga pemilik tanah yang tengah memohon Prona.

Setelah transaksi, CS sempat pergi meninggalkan kedai tuak itu, tapi polisi langsung mengejarnya. Mengetahui dirinya dikejar polisi, CS berlari ke rumah warga bermarga Simamora sembari meneriakkan ada maling.

“Polisinya diteriakinya maling, memang kami warga sekitar sempat berdatangan. Tapi karena tahu yang datang itu polisi, kami gak mau ikut campur. Setelah ditangkap, CS kabarnya langsung dibawa ke polres,” ungkap sumber.

Sementara itu, pihak Polres Tapanuli Tengah belum bersedia dikonfirmasi atau pun memberikan pernyataan resmi terkait OTT tersebut. Disebut-sebut alasannya karena masih dalam pendalaman penyelidikan. (Firmansyah)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
  • ©2017 SMARTNEWSTAPANULI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional