Smartnewstapanuli.com




Tanah transmigrasi di Garoga Tapanuli Utara akan disertifikatkan

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:12
  • / 18 Djulqa'dah 1438
  • Reporter:
  • 2562 Kali Dibaca
Tanah transmigrasi di Garoga Tapanuli Utara akan disertifikatkan
Rapat pembahasan penerbitan sertifikat tanah lahan transmigrasi di Desa Simpang Bolon, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

JAKARTA – Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menghadiri rapat pembahasan penerbitan sertifikat tanah lahan transmigrasi di Desa Simpang Bolon, Kecamatan Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Rapat yang dipimpin Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Seskab Surat Indrijarso itu juga dihadiri perwakilan Kemenko Bidang Pembangunan dan Kebudayaan, Bappenas, Kemenkeu, Kemendes PDT dan Transmigrasi, Kemen Agraria/BPN, Kemendikbud, Kemenkes, Kemen PU dan PR serta Kemenpora.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas proposal yang disampaikan Pemkab Tapanuli Utara kepada Seskab atas hasil kunjungan kerja Bupati Tapanuli Utara beberapa waktu lalu di Kecamatan Garoga. Bahwa warga transmigrasi belum memperoleh kejelasan atas lahan mereka.

“Saya sangat berharap usulan ini dapat realisasi dalam waktu waktu dekat ini, sehingga warga transmigrasi dapat bekerja dan hidup dengan tenang,” ucap Bupati Nikson Nababan.

Bupati juga memberikan pemaparan upaya pembangunan Tapanuli Utara terkait masalah anggaran DAK dan dana desa. “Kami mengusulkan agar dilakukan evaluasi dan dan kriteria dalam penentuan besaran anggaran kepada pemerintah daerah, sehingga kelak akan menggunakan formulasi lebih realistis, bukan hanya mempertimbangkan jumlah penduduk, tetapi termasuk juga kondisi daerah tersebut secara keseluruhan,” lanjut Bupati.

Deputi Seskab menyatakan sangat mengapresiasi dan respon usulan ini, serta akan mengupayakan agar sertifikat tanah itu dapat terbit dalam waktu dekat.

“Rapat menyimpulkan agar semua kementerian terkait segera berkoordinasi dan menindaklanjuti hal-hal yang dibutuhkan dalam penerbitan sertifikat, termasuk melakukakan pengukuran lahan, dan selanjutnya akan dilakukan rapat lanjutan sebagai finalisasi,” ucap Deputi Surat Indijarso.

Turut mendampingi bupati, Kepala Bappeda Indra Simaremare, Kadis Nakertrans Sofian Simanjuntak, dan Kadis Lingkungan Hidup Benhur Simamora. (rilis)

1 Komentar

  1. David Pangaribuan Sabtu, 12 Agustus 2017
  • ©2017 SMARTNEWSTAPANULI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional