Smartnewstapanuli.com




Berurai airmata, “Selamat jalan Brigadir David Marpaung”

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 23:27
  • / 17 Djulqa'dah 1438
  • Reporter:
  • 10505 Kali Dibaca
Berurai airmata, “Selamat jalan Brigadir David Marpaung”
Brigadir David Marpaung semasa hidup.

TAPANULI UTARA – Tewasnya Brigadir David Marpaung dalam insiden kecelakaan bus ALS yang membawa rombongan jamaah calon haji dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Jalinsum Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (10/8/2017) siang, menjadi dukacita mendalam bagi seluruh personil Polres Tapanuli Utara.

“Rekan kita David meninggal saat melaksanakan tugas, tugas negara. Menolong kelancaran perjalanan saudara kita yang akan menunaikan ibadah naik haji. Menolong sesama hingga akhir hayatnya. Ini harus menjadi motivasi bagi kita,” kata Kapolres Tapanuli Utara AKBP Taripar Hutabarat berurai airmata pada acara pelepasan jenazah almarhum di Mapolres setempat, Kamis (10/8/2017) malam.

Pelepasan jenazah itu dihadiri ratusan personil. Tetesan airmata terlihat di pipi hampir seluruh personil yang melepas keberangkatan jenazah almarhum.

Kapolres jelaskan kronologis kejadian

Kapolres juga menjelaskan, kecelakaan itu terjadi saat polisi bersama TNI dan warga sekitar sedang bergotongroyong membersihkan material tanah longsor yang menutup badan jalan untuk kelancaran arus lalulintas. Tapi tiba-tiba bus ALS deratan ke-4 meluncur turun.

“Kita berteriak agar bus direm, tapi tidak bisa. Hingga kita seluruhnya yang berada di situ melompat ke arah jurang. Naas saat itu David tidak bisa mengelak dan terlindas bus,” ucap kapolres.

Prosesi pelepasan jenazah Brigadir David Marpaung di Mapolres Tapanuli Utara, Tarutung.

Saat kecelakaan, lanjutnya, kaki David berada di sisi luar bus, sementara kepala dan badannya berada di kolong bus bersama dengan sebuah sepedamotor yang semula hendak dipindahkan.

“Untuk mengevakuasi David, bus diangkat dengan menggunakan alat berat,” ujar kapolres.

Setelah berhasil dievakuasi, David kemudian dibawa ke Puskesmas Pahae Julu, lalu dirujuk ke RSUD Tarutung. Saat dipapah menaiki mobil ambulance, David sempat berbicara dan menyebut nama Tuhan.

“Selamat jalan kawan, selamat jalan rekan. Dirimu jadi motivasi bagi kami,” tutup kapolres.

David sempat tanyakan anaknya

Salah seorang personil kepada awak media mengatakan, sewaktu di mobil ambulance menuju RSUD Tarutung, David masih berbicara. “Sakit kali bro. Mana Exa? (nama panggilan putranya, Dominic Brilliano Exaudi Marpaung),” kata personil menirukan ucapan almarhum saat itu.

Sementara itu, akun Facebook “David Melchkiades” milik Brigadir David Marpaung terpantau dibanjiri ungkapan belasungkawa dari pengguna media sosial.

Almarhum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB di RSUD Tarutung atau sekitar 3 jam setelah dirawat. Jenazahnya kemudian dibawa ke mapolres sekitar pukul 18.00 WIB untuk dilakukan prosesi pemberangkatan oleh institusi. Sekira pukul 20.00 WIB, jenazah diberangkatkan menuju rumah duka, yakni rumah orangtuanya di Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Brigadir David Marpaung diketahui menikah pada 14 Febuari 2015. Dia meninggalkan seorang putra berusia sekitar 1,5 tahun dan seorang istri bernama Duma Sari Br Nainggolan. (TS)

2 Komentar

  1. Gaberiella Jumat, 11 Agustus 2017
  2. Putri Nainggolan Jumat, 18 Agustus 2017
  • ©2017 SMARTNEWSTAPANULI

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional