SmartNews, Tapteng – Hingga Sabtu (11/1/2020) pukul 00.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Sibolga-Tarutung di perbatasan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara, tepatnya di dekat Aek Raisan, Kecamatan Sitahuis, masih lumpuh pascatertimbun longsor pada, Jumat (10/1/2020) malam.
Wakil Ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori yang terjebak longsor mengaku, dirinya sudah berjam-jam tertahan di lokasi.
“Sudah hampir 6 jam terjadi longsor, namun belum ada datang alat berat ke lokasi,” kata Jamil Zeb Tumori kepada SmartNews.
Dia minta agar pihak terkait segera turun tangan untuk mengevakuasi material longsor dari ruas jalan.
Informasi ini awalnya disampaikan warga yang hendak menuju arah Tarutung dari Kota Sibolga kepada SmartNews melalui media sosial Facebook, Jumat malam.
“Akibat longsor tersebut, mobil dari dua arah tidak bisa melintas. Saya sudah putar balik ke Sibolga karena situasinya di sana macet total,” tulis Ridwan Hasibuan, warga Sibolga.
Informasi terjadinya longsor juga dibenarkan Masper Gultom, warga Kecamatan Sitahuis, Tapteng.
“Kemacetan arus lalu lintas berkisar 3 Km. Sudah banyak juga mobil yang kembali (putar arah) ke arah Sibolga,” kata Masper.
Masper menyebut, lokasi longsor sudah di daerah Taput. “Lokasi longsor tepatnya di lokasi penambangan batu itu,” sebutnya. (red)






