Besok Wapres Ma’ruf Amin ke Tapteng, Bersholawat untuk Indonesia

apel gelar pasukan
 Foto: Danrem 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel Dody Triwinarto memeriksa barisan petugas gabungan TNI Polri dan instansi lainnya saat memimpin apel gelar pasukan di lapangan Bunga Tanjung Barus, Tapteng, Senin (13/2/2023).

TAPTENG – Wakil Presiden Ma’ruf Amin bersama istri Hj Wury Ma’ruf Amin dijadwalkan tiba di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, besok, Selasa (14/3/2023) untuk menghadiri acara Bersholawat untuk Indonesia di Lapangan Merdeka Barus, Kecamatan Barus pada Rabu (15/2/2023).

Sehari sebelum kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu, persiapan pengamanan dilaksanakan, Senin (13/2/2023). Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera (KS), Kolonel Dody Triwinarto memimpin apel gelar pasukan di lapangan Bunga Tanjung Barus, Tapteng.

Bacaan Lainnya

Amanat Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin terkait pengamanan dibacakan oleh Danrem 023/KS.

“Tujuan apel gelar pasukan ini adalah untuk melihat secara langsung kesiapan TNI-Polri beserta unsur lainnya yang akan bertugas untuk mengamankan kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke wilayah Barus,” jelasnya.

Menurutnya, pengecekan kesiapan pasukan seperti ini sangat penting dilakukan untuk menunjang kesiapan tugas dan tanggung jawab bersama, sehingga dapat melaksanakan tugas secara optimal.

“Dengan dilaksanakannya apel gelar pasukan ini diharapkan seluruh agenda kegiatan wakil presiden selama melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Barus dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” tegasnya.

Dijelaskan, pelaksanaan tugas pengamanan harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Tugas pengamanan VVIP harus dilakukan secara sempurna, tidak boleh terjadi kesalahan prosedur sekecil apapun serta tidak boleh ada kelengahan dan mis komunikasi antar satuan pengamanan.

“Saya selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu Pengamanan VVIP mengingatkan bahwa tugas pengamanan ini merupakan tugas negara yang harus dilaksanakan dengan baik dan maksimal serta tidak boleh dianggap sebagai kegiatan rutinitas belaka. Saya perintahkan kepada seluruh personel yang terlibat dalam tugas pengamanan agar mempedomani protap pengamanan, memegang teguh disiplin dan rantai komando, serta melaporkan bila terdapat hal-hal menonjol dan kejanggalan yang ditemukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” tegas Pangdam dalam amanatnya. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *