Delapan Hari Pasca Kapal Nelayan Ditabrak, Nakhoda Kapal Belum Ditemukan

  • Whatsapp
Tim SAR Gabungan Saat Melakukan Pencarian Terhadap Korban. Foto: DOK.

SMARTNEWSTAPANULI.COM, SIBOLGA – Delapan hari pasca tenggelamnya kapal Lucky Star GT 6 Ton yang ditabrak kapal kontainer di perairan laut pulau ilik, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada tanggal 28 Desember 2017 malam lalu sekitar pukul 21.00 WIB, hingga saat ini nahkoda kapal bernama Riswan Lubis (55) belum juga ditemukan.

Setelah tiga hari dilakukan pencarian oleh tim SAR Gabungan, pencarian terhadap nahkoda kapal itu dihentikan.

Bacaan Lainnya

“Sesuai dengan SOP, selama tiga hari tim SAR gabungan bersama TNI-Polri telah melakukan pencarian, namun Riswan Lubis beum ditemukan. Karena itu pencarian terhadap korban telah dihentikan,” kata Muhammad Abduh, Humas SAR Sibolga menjawab Smart News Tapanuli, Kamis, (4/1/2018) melalui selulernya.

Abduh menerangkan, kendati pencarian telah dihentikan namun koordinasi kepihak keluarga dan pihak-pihak terkait lainnya terus dilakukan.

“Kalaupun pencarian sudah dihentikan tetapi kita masih tetap berkoordinasi kepada pihak keluarga dan pihak-pihak terkait lainnya untuk menginformasikan jika mengetahui keberadaan korban untuk segera kita turun melakukan evakuasi,” ujar Abduh.

Dia menghimbau kepada seluruh pihak yang menemukan keberadaan korban untuk segera menyampaikan informasinya ke SAR Sibolga.

“Kita akan turun langsung untuk melakukan evakuasi,” imbuhnya.

Sementara, 5 Anak Buah Kapal didalam Kapal nelayan Lucky Star tersebut selamat dalam insiden kecelakaan dilaut itu.

Kelimanya diselamatkan oleh para nelayan yang melintas dari kawasan kecelakaan itu. Mereka yang selamat, yakni, Agus salim (45), Arsi (45), Martin (37), Sulaiman (50), dan Darwin Laia (46). (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *