Catat, Ini Jadwal Kampanye di Media

  • Whatsapp
KPU Tapteng menyosialisasikan peraturan kampanye di media pada pemilu 2019, di Pia Hotel Pandan, Kamis (21/3/2019). (foto: SmartNews)

Tapanuli Tengah – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapanuli Tengah menyosialisasikan peraturan kampanye di media pada Pemilu 2019, kepada wartawan, di Pia Hotel Pandan, Kamis (21/3/2019).

Acaranya dibuka Ketua KPU Tapteng Timbul Panggabean didampingi komisioner dari Divisi Permas dan SDM, Feri Yosha Nasution, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Jonas Bernard Pasaribu, dan Divisi Hukum dan Pengawasan, Azwar Sitompul.

Bacaan Lainnya

Divisi Parmas dan SDM, Feri Yosha Nasution, memaparkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 23/2018, tentang kampanye pemilihan umum.

Feri mengungkapkan, pelaksanaan kampanye peserta Pemilu 2019 melalui media massa akan dimulai pada, 24 Maret 2018 hingga 13 April 2019.

Media massa dimaksud adalah media elektronik, media cetak, media dalam jaringan (daring) atau online, media sosial, dan lembaga penyiaran.

“Pada waktu yang sama, peserta Pemilu 2019 juga dapat melakukan kampanye melalui iklan kampanye di media massa,” ujar Feri.

Media yang memuat dan menayangkan iklan kampanye wajib memberikan kesempatan yang sama kepada peserta Pemilu, serta wajib mematuhi kode etik periklanan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dijelaskan juga, pemasangan iklan kampanye di media massa hanya bisa dilakukan oleh peserta Pemilu yakni, partai politik, Capres dan Cawapres, serta calon anggota DPD.

Ketua KPU Tapteng, Timbul Panggabean sebelumnya menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini untuk membangun silaturahmi dan menjalin hubungan yang lebih intens, sekaligus membangun sistem demokrasi yang lebih sehat. “Dukungan media sangat diharapkan untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019 ini,” katanya.

Disadari juga bahwa media dan pers merupakan pilar demokrasi. Keberadaannya memiliki posisi strategis dalam informasi massa, pendidikan kepada publik, sekaligus menjadi alat kontrol sosial.

“Sebagai media mainstream, diharapkan dapat menentang informasi yang bersifat fitnah, hoax, menyesatkan, baik disengaja maupun tidak disengaja yang berpotensi mendegradasi kepercayaan publik atas pelaksanaan Pemilu 2019,” ujar Timbul.

Dia menjelaskan, KPU Tapteng telah berhasil melewati proses Pemilihan Bupati Tapteng dan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara. Tidak ada permasalahan berarti dan tingkat partisipasi pemilih pun tercapai.

Namun, Pemilu 2019 ini cukup kompleks karena bersamaan waktunya. Ada 5 pemilihan yang dilaksanakan serentak, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

“Ini merupakan pengalaman baru dan baru kali ini terjadi di dunia. Untuk itu, peran dan dukungan media sangat dibutuhkan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu yang damai, tertib dan bermartabat,” tutur Timbul.

Dia menambahkan, kritik dan saran dari media dapat disampaikan ke KPU Tapteng, terkait potensi permasalahan dan perilaku tidak sepatutnya dari pelaksana ad hoc di lapangan. (snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *