Pencuri Sarang Walet di Tapian Nauli Terdeteksi Lewat Handphone dari CCTV, Pelapor Eric Parulian

  • Whatsapp
FOTO: Kedua Tersangka dan Barang Bukti Diamankan di Polsek Kolang. (Foto: Istimewa)

SmartNews, Tapteng – Personil Polsek Kolang menangkap dua orang laki-laki yang tersandung kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kedua tersangka yakni berinisial PHAH (49) berprofesi sebagai nelayan dan inisial RRSS berusia 27 tahun, pekerjaan wiraswasta. Kedunya warga Dusun III Jampalan Bidang, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Bacaan Lainnya

“Kedua tersangka ditangkap di Dusun Jampalan Bidang Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng hari in Senin (20/7/2020),” ujar Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Paur Subbag Humas Ipda JS Sinurat dalam keterangan tertulis, Senin sore.

Dijelaskan, dalam kasus ini, korban bernama Eric Parulian (33) pekerjaan wiraswasta warga Jalan SM. Raja Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga. “Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian Rp 7 juta,” kata Sinurat.

Kasus ini berawal pada Senin dini hari (20/7/2020) sekitar pukul 03.00 WIB, bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di Dusun Jampalan Bidang, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng.

“Kasus pencurian terjadi di gedung yang dijadikan sebagai sarang burung walet milik Eric Parulian. Di mana, saat itu pelapor melihat rekaman CCTV yang ada di sarang burung walet tepatnya berada di lantai tiga melalui handphone miliknya yang terkoneksi dengan handphone,” terangnya.

Mengetahui hal itu, Eric Parulian melihat burung Walet berkeliaran di gedung itu. Pelapor (Eric Parulian) yang menaruh curiga, ia kemudian memeriksa rekaman CCTV itu pada lantai I dan mendengar suara dentuman keras.

“Karena merasa curiga, Eric menemui rekannya Pharman Sihombing dan Khairul Anwar di Aido Sibolga dan mengajak mereka untuk bersama-sama memeriksa gedung sarang burung walet itu,” ujar Sinurat.

Setibanya di lokasi, Eric bersama rekannya melihat ada dinding bangunan yang baru dirusak, setelah itu Pharman Sihombing memanggil Eric untuk menyenter ke arah gelap.

Tiba-tiba ada seorang yang tidak dikenal melompat lari dan saat itu Eric serta rekannya mendengar bahwa ada langkah kaki di dalam gedung, dan Eric serta rekannya menunggu di dinding yang telah rusak tersebut.

Setelah beberapa menit kemudian, Eric mendapati kedua tersangka pelaku telah membawa sarang burung Walet yang berhasil diambil para pelaku. “Selanjut Eric langsung menghubungi pihak kepolisian sektor Kolang,” urainya.

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti sarang burung Walet 700 gram dan dua batang bambu dengan ukuran 3 meter dan satu meter. (pr_snt)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *