IRT Warga Lubuk Tukko Tapteng Diamankan Polisi, Ini Kasusnya

IRT Narkoba
Tersangka SDH dan barang bukti diamankan di Polres Tapteng (Dok. Istimewa)

SNT, Tapteng – Seorang ibu rumah tangga berinisial SDH (42) warga Jalan Batu Mandi, Lingkungan II, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara diamankan personil Satres Narkoba karena diduga terlibat tindak pidana narkotika jenis ganja.

Kepala Seksi Humas Polres Tapteng, AKP Horas Gurning mengatakan, SDH diamankan pada Senin (15/8/2022) di depan rumahnya sekitar pukul 18.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Menurut Horas Gurning, SDH diamankan setelah personel Satres Narkoba Polres Tapteng mengamankan seorang laki-laki pengedar narkoba berinisial AYP (30) warga sekampung SDH, di hari yang sama. “Saat AYP menjalani pemeriksaan, ia mengaku memperoleh narkoba dari seorang laki-laki berinisial ST yang merupakan suami SDH,” ungkap Horas Gurning dalam keterangannya diterima, Selasa (30/8/2022) siang.

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan setelah AYP berkicau alias buka suara. “Setelah petugas bertemu dengan SDH, kemudian ditanyakan apakah rumah yang ditempati itu milik mereka. Namun saat itu SDH mengaku tidak. Akan tetapi anak mengatakan bahwa rumah tersebut adalah rumah mereka,” lanjut Horas.

Polisi selanjutnya meminta SDH untuk melakukan pendampingan masuk ke dalam rumah tersebut, namun SDH menolak. Tak kehilangan akal, petugas selanjutnya menghubungi Kepling agar melakukan pendampingan menggeledah rumah SDH. Rupanya, sang kepling sedang jatuh sakit.

Hingga akhirnya petugas mendapat restu masuk ke dalam rumah tersebut atas izin SDH dan didampingi beberapa orang masyarakat untuk menyaksikan penggeledahan.

“Pada waktu dilakukan penggeledahan personel dengan disaksikan masyarakat menemukan di dalam lemari kayu warna coklat yang merupakan lemari pakaian yang terletak di dalam kamar tidur SDH dan suaminya satu buah tas ransel warna hitam berisikan satu bungkus besar narkotika jenis ganja yang dibungkus plastik warna hitam terbalut lakban warna coklat, dan dua buah plastik warna hitam berisi narkotika jenis ganja, serta satu buah plastik warna hijau berisi narkotika jenis biji ganja,” ungkap Horas Gurning.

“Barang bukti ganja tersebut seberat bruto kurang lebih 8.260 (delapan ribu dua ratus enam puluh dua) gram, disita sebagai barang bukti,” tegasnya.

Kemudian lanjutnya, berdasarkan keterangan AYP, bahwa sudah tiga kali bertransaksi narkotika jenis ganja dengan ST (suami SDH) di rumah tersebut. “Namun SDH mengaku hanya pernah melihat AYP sekali bertemu dengan suaminya (ST), dan SDH membenarkan bahwa barang bukti tersebut ada dalam penguasaannya karena berada di dalam kamar rumahnya dan tidak ada orang lain yang bisa keluar masuk selain SDH dan suaminya ST,” kata Horas.

Kini, SDH harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan diproses hukum sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkoba. Sementara, suaminya ST, kini dalam pencarian Satres Narkoba Polres Tapteng. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *