Polisi Tangkap 2 Pria Pengedar Sabu di Tapteng

pengedar
Foto: Kedua tersangka saat diamankan di Polres Tapteng.

SNT, TAPTENG – Polisi menangkap dua laki-laki tersangka pengedar sabu-sabu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara. Tersangka yang pertama ditangkap berinisial RGP (39) warga Jl Abu Bakar Desa Pasar Sorkam, Kecamatan Sorkam Barat.

Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma melalui Kasi Humas, AKP Horas Gurning menjelaskan, RGP ditangkap di Desa Pasar Sorkam, Kecamatan Sorkam Barat, Kamis (3/11/22) sore sekitar pukul 17.30 WIB, saat akan bertransaksi narkotika sabu-sabu.

Bacaan Lainnya

“Saat dilakukan penggeledahan, personil menemukan dua paket sabu-sabu seberat 0,22 gram dari tangan kanan tersangka RGP. Sabu-sabu tersebut terbungkus plastik bening. Kemudian satu unit handphone milik tersangka turut diamankan personil, serta uang Rp50 ribu hasil penjualan narkotika,” ungkap AKP Gurning dalam keterangannya kepada awak media.

“Tersangka RGP mengaku narkotika sabu sabu tersebut ia peroleh dari seorang laki laki berinisial HM di Pasar Sorkam,” kata Gurning.

Tersangka kedua pengedar sabu-sabu yang ditangkap adalah FLP (25) warga Jl Jetro Hutagalung Lingk IV, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Tapteng.

“Tersangka FLP diamankan oleh personil Polres Tapanuli Tengah di dekat salah satu gubuk milik warga di jalan Jetro Hutagalung Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Kamis (3/11/22) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB,” beber Gurning.

Menurut Kasi Humas, tersangka FLP berhasil diamankan setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang laki-laki akan bertransaksi narkotika.

Setelah ditangkap, petugas mengamankan barang bukti dari tersangka, satu buah timbangan digital merk konstan warna hitam, tiga paket sabu dalam kotak happydent berwarna merah, satu sendok yang terbuat dari plastik bergagang kayu, satu bungkus kecil plastik yang diduga akan digunakan untuk membungkus sabu, beserta barang bukti lainnya.

Kedua tersangka kini ditahan di Polres Tapteng untuk menjalani proses hukum, dikenakan pasal sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mau turut membantu kepolisian dalam rangka memberantas peredaran narkoba,” tutup Kasi Humas Polres Tapteng. (SNT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *