DELI SERDANG – Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang pria yang tenggelam di kolam bekas galian C, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Korban berhasil ditemukan pada Minggu pagi (14/09/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, berjarak kurang lebih 3 meter dari lokasi awal korban tenggelam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantik mengatakan, kejadian bermula pada Sabtu sore (13/09/2025) sekitar Pukul 18.15 WIB. Korban berjenis kelamin laki-laki diduga mengalami depresi terlihat di sekitar kolam sambil teriak-teriak, dan seketika korban langsung terjun ke dalam kolam.
Warga yang melihat kejadian tersebut berupaya melarang korban dan membantu korban keluar dari kolam, namun naas korban langsung hilang tenggelam. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.
“Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan segera melakukan pencarian dengan metode penyelaman di sekitar area yang diduga sebagai titik awal korban tenggelam. Hingga malam hari, pencarian masih dilakukan namun korban belum berhasil ditemukan,” katanya.
“Pagi harinya, operasi pencarian kembali dilanjutkan dengan metode penyelaman secara bergantian. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil ketika tim penyelam menemukan korban pada pukul 10.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 3 meter dari lokasi awal tenggelam. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak kepolisian guna proses lebih lanjut,” kata Hery Marantik.
Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantik menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut dan mengapresiasi kerja sama semua pihak yang terlibat.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal sejak awal laporan hingga korban berhasil ditemukan. Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti kolam bekas galian,” kata Hery.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR, di antaranya Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Deli Serdang, Pemerintah Kecamatan Delitua, Unsur masyarakat dan relawan setempat.
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih dalam penyelidikan petugas Kepolisian. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. (ren/ril)






