Pemulihan Pascabencana Tapteng, Gotong Royong Padat Karya Libatkan ASN dan Masyarakat

IMG 20251230 134700
Plh Camat Pandan Tumbur Rajagukguk.

PANDAN – Guna mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi dan warga dapat dengan nyaman menempati rumah masing-masing pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi mengajak masyarakat dan ASN gotong-royong dengan program padat karya melibatkan ASN dan masyarakat.

Gotong royong padat karya ini dilaksanakan dengan membersihkan rumah dan lingkungan perumahan, atau pemukiman warga yang terkena dampak banjir bandang dan tanah longsor.

Bacaan Lainnya

Gotong-royong ini bertujuan agar masyarakat dapat kembali ke kehidupan normal menempati rumah masing-masing, tidak lagi tinggal di pengungsian (bagi yang rumahnya tidak rusak sedang, rusak parah, atau hancur).

IMG 20251229 WA0026 scaled

Plh. Camat Pandan Tumbur Rajagukguk menjelaskan gotong- royong padat karya dilaksanakan di Perumahan Pandan Asri, Tolang Elok, dan Pandan Permai sejak Jumat 26 Desember 2025 sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

Selain dari perumahan, jalan-jalan protokol juga menjadi kegiatan gotong-royong padat karya ini, dengan melibatkan warga sekitar titik lokasi dan relawan ASN yang diutus oleh Pemkab Tapteng.

“Selain itu, telah dilaksanakan gotong-royong bersama di titik jalan (Jembatan Sitiotio- Simpang Empat Terminal dan Jalan Aek Tolang (Gudang Farmasi),” kata Tumbur, Senin (29/12/2025).

Ia juga menjelaskan setiap lokasi titik gotong royong melibatkan 30 hingga 50 orang, yang terdiri atas warga sekitar lokasi perumahan atau pemukiman dan ASN yang ditugaskan Pemkab Tapteng.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam gorong-royong padat karya ini membersihkan lingkungan perumahan dan rumah warga dari material lumpur akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

“Kita berharap dengan kegiatan gotong royong padat karya ini bisa mempercepat pemulihan perekonomian masyarakat dan aktifitas masyarakat kembali normal, warga dapat kembali tinggal dengan aman dan nyaman di rumah masing masing,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Amin yang merupakan warga Kelurahan Sibuluan Indah mengungkapkan merasa senang dengan program gotong-royong Padat Karya yang dicetuskan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng karena kegiatan gotong-royong ini dilakukan bersama-sama warga dan ASN.

Dengan kebersamaan gotong-royong, antara pemerintah dan warga, akan mempercepat pemulihan lingkungan dan rumah warga, sehingga warga bisa kembali tinggal menempati rumah kami masing-masing.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapteng Erniwati Batubara menjelaskan, bahwa pihaknya menugaskan ASN dan THL untuk mengawasi jalannya kegiatan gotong-royong.

Dinas Lingkungan Hidup juga menyediakan dump truk untuk membantu pengangkutan sampah kegiatan gotong royong tersebut.

“Perlunya kerjasama dan sama-sama bekerja dalam penanganan kebersihan dan sampah pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapteng,” pungkasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *