Wabup Tapteng Mahmud Efendi Apresiasi Bidan yang Berjuang Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tengah Bencana 

IMG 20260410 WA0013
FOTO: Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis berfoto bersama para bidan pada Seminar Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk meningkatkan profesionalisme bidan pada masa transisi dan darurat ke pemulihan di GOR Pandan.

PANDAN – Pascabencana yang melanda beberapa provinsi di Indonesia, November 2025, Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) melaksanakan Seminar Monitoring dan Evaluasi (Monev) untuk meningkatkan profesionalisme bidan pada masa transisi dan darurat ke pemulihan.

Seminar dilaksanakan secara hibrid (daring dan luring), di GOR Pandan, Jumat (10/04/2026).

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis membuka secara resmi seminar ini, dihadiri oleh Ketua Umum PP IBI, Ade Zubaedah.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Mahmud Efendi menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam, dan sangatlah layak disematkan kepada para bidan.

“Saya mendengar laporan bahwa di lokasi bencana, di tengah akses yang terputus dan tanah yang longsor, para bidan tetap bersiaga, ibu-ibu adalah orang pertama yang memastikan bahwa ibu hamil di pengungsian tetap aman, bayi-bayi tetap mendapatkan asupan gizi, dan layanan persalinan tidak terhenti meski dalam kondisi darurat. itulah sejatinya jiwa seorang bidan hadir sebagai pemberi harapan di saat yang paling sulit,” ungkap Mahmud Efendi.

Orang nomor dua di Tapteng itu mengatakan, bahwa Bidan adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan menangani Stunting melalui pelayanan kesehatan komprehensif.

Wakil Bupati juga mengapresasi seluruh bidan, baik yang bertugas di rumah sakit, puskesmas, klinik, maupun praktik mandiri, atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini.

“Dalam suasana pascabencana ini, saya menitipkan tiga pesan khusus untuk menjadi fokus evaluasi kita yaitu kesiapsiagaan layanan di daerah rawan, kesehatan mental dan nutrisi, dan solidaritas tanpa batas,” pesan Mahmud Efendi.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Mahmud mengatakan, bahwa Pemkab Tapteng akan terus berupaya mendukung fasilitas dan peningkatan kapasitas bidan.

“Saya juga minta bidan untuk tetap menjaga kode etik profesi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Jadilah bidan yang profesional, handal, dan berhati nurani. Peran aktif saudara semua adalah cahaya harapan bagi ibu dan anak di daerah kita,” pesannya.

IMG 20260410 WA0014
Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis.

Selanjutnya, Ketua PP IBI Ade Jubaedah menyampaikan ketika terjadi bencana longsor, saat itu pihaknya segera menggalang donasi.

“Kami menggalang donasi untuk sejawat-sejawat bidan di tanah air. Kami sangat berbahagia dan bangga atas dedikasi, atas dukungan yang luar biasa dari sejawat-sejawat bidan di tanah air, ikut merasakan apa yang dirasakan walaupun di tengah transisi. Kita tahu saat ini teman-teman juga dalam prakteknya berbagai regulasi di antara transisi dari darurat ke pemulihan pascabencana,” kata dia.

“Kemudian juga bagaimana peran dan fungsi bidan sangat krusial, terutama di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, seperti keterbatasan fasilitas di daerah terpencil, kekurangan tenaga, hingga dinamika sosial budaya masyarakat. Meskipun menghadapi tekanan kerja yang tinggi, banyak bidan tetap menunjukkan dedikasi luar biasa, yang sering kali diwujudkan dengan memberikan sebagian harta, waktu, maupun tenaganya demi pelayanan kepada ibu dan anak,” sambungnya.

Seminar dan pelatihan yang diselenggarakan oleh IBI Pusat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan kualitas tenaga kesehatan Bidan se-Kabupaten Tapteng, dengan mengusung tema, Penguatan Peran dan Profesionalisme Bidan Dalam Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia pada Situasi Bencana.

Turut hadir Kadis Kesehatan Tapteng Lisnawati Panjaitan, Ketua PD IBI Sumatra Utara Betty Mangkuji, Ketua PC IBI Tapteng, Ketua PC IBI Kota Sibolga, serta para anggota IBI. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *