Sekda Tapteng: Gedung Sekolah Baru Harus Diimbangi Integritas Tenaga Pendidik

IMG 20261016 WA0037
FOTO: Sekda Tapteng Resmikan Gedung Revitalisasi TK Pembina dan SMPN 1 Pinangsori.

PINANGSORI – Komitmen Pemkab Tapteng meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan kembali ditegaskan oleh Sekda Binsar Sitanggang saat menghadiri Griya Citra, sekaligus meresmikan pemanfaatan gedung sekolah hasil revitalisasi di dua lokasi, yakni TK Negeri Pembina Pinangsori dan SMP Negeri 1 Pinangsori, Jumat (16/10/2026).

Sekda Binsar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap modernisasi fasilitas belajar di daerah.

Bacaan Lainnya

Apresiasi juga disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, serta kepemimpinan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu yang konsisten memprioritaskan kemajuan sektor pendidikan.

“Tapteng tahun ini mencatatkan capaian yang patut disyukuri dan dibanggakan. Berkat kerja keras serta koordinasi aktif bersama Dinas Pendidikan, daerah kita berhasil merevitalisasi sebanyak 229 sekolah, yang terdiri dari TK/ PAUD 41 Sekolah, SD 161 Sekolah dan SMP 27 Sekolah, revitalisasi ini sudah melampaui target awal yang telah direncanakan,” kata Binsar.

Ia berpesan agar kemegahan fasilitas baru diimbangi dengan peningkatan kompetensi, etos kerja, dan integritas para tenaga pendidik.

Binsar mengatakan, pembaruan gedung sekolah harus menjadi stimulus bagi lahirnya generasi muda yang berkarakter kuat.

Empat Poin Utama Arahan Sekda Tapteng;

1. Sinergi Guru dan Orang Tua:

Pembentukan karakter, penanaman norma budi pekerti, serta kedisiplinan murid menuntut kerja sama erat antara pihak sekolah dan keluarga di rumah.

2. Perawatan Sarana dan Budaya Gotong Royong:

Fasilitas yang baru dibangun wajib dijaga kebersihannya, dirawat bersama, serta dimanfaatkan secara optimal untuk kedisiplinan belajar.

3. Pencegahan Perundungan (Anti-Bullying):

Pendidik diminta mengawasi ruang gerak dan interaksi siswa demi menjamin terwujudnya lingkungan belajar yang ramah anak, aman, dan tanpa kekerasan.

4. Bijak Menggunakan Media Sosial:

Aparatur pendidikan dan masyarakat diimbau memanfaatkan platform digital secara sehat dan konstruktif, seraya memastikan bahwa sekolah-sekolah yang belum tersentuh pembangunan akan terus diusulkan secara bertahap.

Apresiasi senada disampaikan perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatra Utara, Redunson Marbun, yang mengapresiasi kesigapan Pemkab Tapteng dalam mengeksekusi program prioritas pusat hingga rampung total.

“Kami dari BPMP, perpanjangan tangan Kemendikdasmen, sangat bangga melihat sekolah-sekolah ini rampung seratus persen dan siap mendorong peningkatan mutu pendidikan. Bagi satuan pendidikan yang belum mendapat giliran revitalisasi tahun ini, kami minta untuk tidak berkecil hati karena pemerataan program terus berjalan,” kata Redunson.

Rasa haru dan syukur juga diungkapkan Kepala UPTD TK Negeri Pembina Pinangsori, Elvi Suryani Manalu.

Baginya, kehadiran fasilitas baru mulai dari gedung kelas yang representatif, pagar pengaman, hingga arena bermain beralas rumput sintetis merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menyediakan akses pendidikan anak usia dini yang layak dan berkualitas.

“Bagi kami, ini bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, melainkan investasi masa depan anak-anak bangsa di Tapteng. Anak-anak meniru lingkungannya, dengan lingkungan sekolah yang nyaman dan tertata baik, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” ucap Elvi.

Rangkaian acara Griya Citra dan prosesi pengguntingan pita ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Tapteng Johannes Simanjuntak, Kepala Bidang PAUD dan PNF, Camat Pinangsori, Lurah Pinangbaru, Lurah Sitonong, para kepala sekolah, guru, pengurus komite, serta orang tua dan siswa. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *