Bupati Masinton Prihatin Insiden Penganiayaan Kades di Muara Bolak Tapteng

IMG 20250223 144243
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Tapteng Mahmud Efendi Lubis. (Foto: dok/istimewa)

TAPTENG – Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu prihatin setelah mendengar informasi terjadinya tindak kekerasan dan penganiayaan yang terjadi terhadap Kepala Desa Muara Bolak, Kecamatan Sosorgadong, Saihot Pandiangan (50).

Masinton sangat menyayangkan kejadian itu. Ia mengatakan jika permasalahan desa, harusnya diselesaikan secara bijak melalui mekanisme musyawarah kekeluargaan bukan dengan kekerasan.

Bacaan Lainnya

“Saya menghimbau agar seluruh jajaran Kepala Desa dan perangkat desa di Kabupaten Tapanuli Tengah harus membuka diri dengan masukan dan kritikan masyarakat desa,” jelasnya.

IMG 20250222 WA0009

Bupati Masinton mengungkapkan, telah menugaskan Plt. Kadis PMD Tapteng, Zulkifli Siburian untuk segera ke lokasi melakukan investigasi dan menggali latarbelakang permasalahan yang terjadi di Desa Muara Bolak.

“Agar permasalahan serupa yang terjadi di Desa Muara Bolak tidak terjadi di desa-desa lainnya di Tapanuli Tengah,” ujarnya.

Masinton mengatakan, sekembalinya dari kegiatan retret Kepala Daerah di Magelang, ia akan meninjau langsung ke Desa Muara Bolak untuk bertemu dengan masyarakat dan perangkat desa.

“Saya minta agar masyarakat tetap tenang dan tidak main hakim sendiri,” tambahnya.

Informasi diperoleh dari berbagai sumber, aksi penganiayaan terhadap Kepala Desa Muara Bolak, Kecamatan Sosorgadong, diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial HG, usia 65 tahun, warga Dsn. IV Desa Muara Bolak, Kecamatan Sosorgadong, Tapteng.

Kejadiannya, Minggu (23/02/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, terduga pelaku datang ke warung milik Benjamin Habeahan yang terletak di Dusun IV Desa Muara Bolak Kecamatan Sosorgadong.

Saat itu pelaku datang dengan membawa sebuah pisau yang diselipkan di pinggangnya, kemudian mendatangi korban yang diketahui sedang minum kopi di warung tersebut.

IMG 20250223 WA0024
Kades Muara Bolak yang dirawat di RSUD FL Tobing Sibolga.

Setelah itu pelaku menantang korban untuk duel sambil mengambil pisau yg diselipkan di pinggangnya. Melihat hal tersebut korban langsung melarikan diri dan dikejar oleh pelaku.

Saat itu korban sempat mengelak akan tetapi pisau pelaku mengenai korban. Kemudian warga yang ada diwarung tersebut mengamankan pelaku dan merebut parang dari tangan pelaku.

Kemudian warga menyelamatkan korban dan membawanya ke Rumah Sakit di Sibolga untuk mendapatkan pertolongan Medis.

Kasus ini sudah ditangani oleh Polres Tapteng. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *