oleh

Petugas Damkar Meninggal Dalam Tugas, Pemkab Tapteng Berduka

Pandan – Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya salah seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) bernama Ibrahim (52 Tahun). Ibrahim gugur saat menjalankan tugasnya memadamkan kebakaran di Jalan Perdagangan, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan (12/4/2018), siang hari sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pemkab Tapteng kehilangan pegawainya yang telah berjuang menolong masyarakat. Atas nama Pemerintah Tapteng, turut berduka cita yang sangat mendalam. Selamat jalan pahlawan kami. Terima kasih atas jasa dan dedikasimu semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Bakhtiar.

Bakhtiar mengatakan, sebagai Penghormatan kepada Almarhum akan diberikan Penghargaan sesuai dengan Peraturan Kepegawaian yang berlaku dan memerintahkan Dinas Instansi terkait Badan Kepegawaian Daerah untuk membantu dalam kepengurusannya.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Tapteng Drs. Hikmal Batubara menuturkan seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tapanuli Tengah bernama Ibrahim meninggal dunia saat bertugas memadamkan api dalam insiden kebakaran di Perdagangan, Kelurahan Lubuk Tukko, Kecamatan Pandan, Kamis, 12 April 2018 sekira pukul 11.00 WIB.

“Ibrahim (52) yang merupakan Komandan Regu (Danru) itu tiba-tiba jatuh pingsan di lokasi kejadian. Warga sekitar bersama rekan korban langsung mengangkat korban ke salah satu rumah warga. Korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit Pandan, namun nyawa Ibrahim tidak tertolong lagi,” kata Hikmal.

Hikmal menyebut, pada kejadian itu Ibrahim tiba-tiba jatuh pingsan saat proses pemadaman api sedang berlangsung.

Menurutnya, sebelumnya Ibrahim terlihat sehat-sehat saja sehingga tidak diketahui apa penyebab anggotanya itu tiba-tiba jatuh pingsan dan meninggal dunia.

“Sehat dia, jarang dia itu sakit. Tadi kami masih sama-sama minum di kantin kantor Damkar. Sebelum jatuh pingsan, Ibrahim masih sempat mengarahkan anggotanya saat memadamkan api,” jelasnya.

Usai dimandikan di kamar mayat RSUD Pandan, jenazah Ibrahim langsung dibawa ke rumah keluarganya di Medan untuk dimakamkan. Ibrahim meninggalkan 5 orang anak.

Jenazah Almarhum dilepas di RSUD Pandan menuju kampung halaman di Medan.

Pantauan, keluarga Almarhum, Kasat Pol PP Tapteng Drs. Hikmal Batubara, Kaban PKPAD Tapteng Zabril Abdi Nasution, Petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran memberikan Penghormatan yang terakhir kepada Jenazah Almarhum. (ril)

Komentar