oleh

SMP Negeri 8 Sibolga Dibangun di Daerah Terjal

Sibolga – Pada tahun anggaran 2017 lalu, Pemko Siblga membangun gedung SMP Negeri 8 di areal Bumi Perkemahan Bumi Pramuka, di kawasan Sport Centre di Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga, Sumatera Utara.

Bangunan gedung SMPN 8 berlantai dua itu berada di daerah terjal di tepi jurang. Diketahui sejak beberapa tahun silam, kawasan ini rutin digunakan gerakan Pramuka Sibolga sebagai lokasi perkemahan.

Sekretaris LSM Foal Independent Sibolga-Tapteng Jojor Malau mengaku prihatin melihat kondisi bangunan gedung SMPN 8 Sibolga tersebut.

“Letak bangunannya berada di tepi jurang, kita perhatikan tekstur tanahnya juga mudah tergerus air,” sebut Jojor Malau di Sibolga, Senin, 22 Mei 2018.

Pihaknya sudah memantau ke lokasi, bangunan bronjong penahan tanah di belakang gedung sudah ambruk.

“Kita khawatir tanah di belakang gedung ini akan tergerus air juga,” katanya.

Pihaknya berharap, Pemko Sibolga segara melakukan upaya antisipasi sekaligus menyelamatkan infrastruktur bangunan ini.

“Caranya membangun tembok penahan tanah yang kuat, sebab di bawah jurang di kawasan ini ada sungai dan alirannya cukup deras,” ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini di kawasan SMPN 8 sedang berlangsung pembanguan ruang kantor/administrasi, ruang guru dan toilet senilai Rp1.477.384.000.

“Amatan kita, letak bangunannya juga dibuat di tepi jurang, dan salah satu tiang bangunan didirikan di saluran parit,” tukasnya.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sibolga Alpian Hutauruk ketika dikonfirmasi wartawan via pesan WhatsApp mengatakan pihaknya sudah melihat kondisi dek penahan tanah yang mengalami kerusakan tersebut.

Alpian menyebut bahwa posisi gedung SMP N 8 Sibolga masih jauh dari pinggir jurang. “Posisi gedung SMP N 8 itu masih relatif jauh dari jurang, itupun akan kami usulkan ke Dinas PU untuk ditampung anggaran perbaikannya,” tulis Alpian kepada Smart News Tapanuli melalui WhatsApp. (ferry sitohang_snt)

Komentar