oleh

Kader PDI Perjuangan Teriak DJOSS Menang

Tapanuli Tengah – Seribuan kader PDI Perjuangan bergemuruh meneriakkan: “DJOSS menang, Sumut DJOSS” dalam acara konsolidasi di Aula Arta Gabe, Kelurahan Sibuluan, Tapteng, Selasa (12/6).

Kemampuan, managerial, kepemimpinan (leadership), pengalaman, berwibawa, serta sosok yang mampu mengambil keputusan tepat serta bersih dan memiliki program yang unggul dan pro rakyat, menjadi sebab kenapa para kader “moncong putih” meneriakkan “DJOSS menang, DJOSS Sumut”.

“Bangganya kita. Calon kita dari PDIP yakni, Haji Djarot Syaiful Hidayat – Sihar Sitorus (DJOSS), memiliki keunggulan dari semua sisi dibandingkan pasangan lain. Baik dari sisi kemampuan, managerial, kepemimpinan (leadership). Pengalaman juga unggul serta berwibawa,” seru Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng Patricius M Rajagukguk.

DJOSS juga unggul dalam hal pengambilan keputusan. Sesuai hasil survey beberapa lembaga survey serta hasil debat di televisi (TV) pada 12 Mei 2018, bahwa pasangan DJOSS unggul di semua lini.

Sampaikan keunggulan ini kepada rakyat, kepada masyarakat yang ada di pelosok dan desa. Inilah saatnya merubah Sumut.

“Sebab beberapa pemimpin Sumut sebelumnya telah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sumut yang dulu: Semua Urusan Mesti Uang Tunai, tetapi sekarang: Semua Urusan Mudah dan Transparan,” imbuhnya.

Pilgubsu tinggal menghitung hari. PDIP memandang perlu melaksanakan konsolidasi dengan kader untuk penguatan bagi pemenangan pasangan DJOSS pada pemilihan 27 Juni 2018 mendatang.

“Saya berharap besar dari konsolidasi ini, kita bisa memahami dan menyampaikan ke tengah masyarakat dan keluarga kita, siapa Djarot-Sihar,” ujarnya.

Soal isu macam-macam di media sosial (medsos) yang dilakukan oleh lawan DJOSS untuk merebut kekuasaan, itu hal biasa.

“Namun PDIP sangat memahami arti dan fungsi demokrasi, sehingga kita tidak pernah menghalalkan segala cara untuk merebut kekuasaan, tapi dengan cara konstitusional dan elegan,” tegas Patricius M Rajagukguk.

Wakil Ketua PDIP Sumut Jojor Tambunan dengan tegas menyampaikan bahwa pasangan DJOSS sama-sama memiliki intelektualitas tinggi serta belum pernah disentuh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan Ketua DPC PDIP dan Pimpinan DPRD Tobasa yang berniat maju menjadi Caleg Provinsi ini pun mengharapkan seluruh kader berdoa dan saling mendukung bagi pemenangan DJOSS di Pilgubsu 2018. Termasuk kader-kader PDIP di Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

“Kita mesti berdoa, sebelum berangkat ke TPS. Tanpa doa, kita tidak akan menang. Termasuk dengan berdoa apapun yang pihak lawan perbuat, itu tidak akan terjadi,” sebut politisi perempuan asal Tobasa ini. (ril/Jonny)

Komentar