Tobasa Berduka, Jenazah Kasmir Marpaung Ditemukan

  • Whatsapp
Satu Lagi Korban Longsor di Tobasa, Sumatera Utara Ditemukan, Sabtu 15 Desember 2018. (FOTO: istimewa)

Sumut – Hari ketiga pencarian korban longsor di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa Samosir (Tobasa), Sumatera Utara, Sabtu (15/12), Tim Gabungan PPRC melanjutkan pencarian.

Tim gabungan terdiri dari anggota Koramil 13/Porsea sebanyak 14 orang, dipimpin Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico J Siagian. Kemudian petugas BPBD, Basarnas sebanyak 15 orang, dipimpin Torang Hutahayan.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Pemkab Tobasa mengerahkan 70 orang yang langsung dipimpin Bupati Tobasa Darwin Siagian, dari Polres Tobasa 25 personel, dipimpin Wakapolres Kompol A Siagian, serta didukung peralatan berupa Excapator dan Doser milik PT Tirta, PT Inalum dan dari PT TPL, sebanyak 4 unit.

“Dari hasil pencarian, pada pukul 08.57 WIB, Sabtu pagi tadi, tim berhasil menemukan satu jenazah atas nama Kasmir Marpaung (Laki-laki)  dengan kondisi tewas tertimbun longsor,” kata Kapenrem 023/KS, Mayor Arm Ojak Simarmata dalam keterangan tertulis, Sabtu siang (15/12).

Ojak Simarmata menyebutkan, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Klinik Inalum di Desa Pintu Pohan Meranti. “Jenazah Kasmir Marpaung langsung dievakusi ke Klinik Inalum di Desa Pintu Pohan Meranti, Tobasa,” ujarnya.

Menurut Kapenrem, masih ada seorang korban tertimbun longsor belum ditemukan. “Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pencarian,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi pada, Kamis 13 Desember 2018, dini hari sekira pukul 00.00 WIB, dan menerjang 3 rumah warga. 12 orang penghuni rumah turut tertimbun longsor.

Pasca kejadian, 4 orang berhasil ditemukan, Nia Marpaung, perempuan (14), dan Rosdiana Nainggolan, perempuan (35), keduanya ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Sementara, Jelly Marpaung, laki-laki (12) dan Alpen Marpaung, laki-laki (5), keduanya mengalami luka berat.
Hingga saat ini, korban yang telah ditemukan oleh Tim SAR Gabungan berjumlah 11 orang. Sedangkan 1 korban lainnya yang belum ditemukan yakni Sultan Marpaung, laki-laki (37). (penrem023)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *