oleh

Berjalan Sendirian, Tiba-tiba Siswi SMA Ini Disergap dan Diseret Seorang Pria ke Semak-semak

Tapanuli Tengah – Seorang siswi SMA berinisial KIS di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara selamat dari aksi pemerkosaan oleh seorang pria, pada Minggu malam, 11 Februari 2019.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika KIS berjalan sendirian melalui jalan tikus menuju rumah sekembalinya dari warung internet (warnet) di Lingkungan III, Suka Dame, Kelurahan Pinangsori, Tapteng.

Beruntung kelakuan bejat pelaku berhasil digagalkan oleh warga yang mendengar suara korban berteriak minta tolong.

Korban bercerita, kejadian berawal ketika dirinya dalam perjalanan pulang dari warnet usai mengerjakan tugas sekolah dengan memilih jalan alternatif. Sementara kondisi jalan tersebut memang agak sunyi.

“Tiba-tiba aku disergap dari belakang, mulutku ditutup kemudian diseret ke semak-semak oleh pelaku. Tapi aku terus berteriak dan melawan sekuat tenaga hingga aku berhasil melarikan diri,” kata KIS kepada wartawan, Rabu, Rabu, 13 Februari 2019.

Namun pelaku kembali mengejar korban hingga akhirnya dapat. Kemudian pelaku membawa korban ke tempat semula. Pelaku sempat menindih korban dan berusaha memperkosanya.

Korban terus melawan sekuat tenaga sambil berteriak meminta tolong. Hingga akhirnya seorang warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, mendengar teriakan korban.

Warga tersebut pun mendatangi asal sumber teriakan itu sambil menyenter ke arah tempat kejadian. Pelaku yang melihat kedatangan warga itu akhirnya melepaskan korban dan melarikan diri. Demikian juga korban berlari menuju rumahnya.

Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Polsek Pinangsori dan menemui korban. Tak lama kemudian setelah mendengar keterangan korban, pelaku ditangkap petugas dari rumahnya dan dibawa ke Mapolsek Pinangsori untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Korban trauma akibat peristiwa itu dan terluka di beberapa bagian tubuhnya.

Peristiwa ini resmi dilaporkan oleh pihak keluarga korban, tersangka pelaku berinisial KWM, hal ini sesuai dengan laporan polisi nomor LP/33/II/2019/SU/RES TAPTENG, tanggal 11 Februari 2019. (KS)

Loading...

Komentar