Danramil 01/Barus: Bela Negara Tidak Harus Jadi TNI-Polri

  • Whatsapp
Danramil 01/Barus, Kapten Inf. Syahrial membekali siswa/siswi SMAN 1 Barus, Tapanuli Tengah dengan materi wawasan kebangsaan dan bela Negara.

SmartNews, Barus – Danramil 01/Barus, Kapten Inf. Syahrial membekali siswa/siswi SMAN 1 Barus, Tapanuli Tengah dengan materi wawasan kebangsaan dan bela Negara. Acaranya dilaksanakan di ruang kelas SMAN 1 Barus, Kelurahan Padang Masiang, Kecamatan Barus, Kamis (29/8/2019).

Dikegiatan ini, Danramil 01/Barus menjelaskan arti secara umum pemahaman tentang wawasan kebangsaan, sehingga ,para murid bisa lebih mengerti dan menumbuhkan jiwa nasionalisme.

Selain itu, dijaman modern diera globalisasi dan digital merupakan proses integrasi internasional yang mana informasi modernisasi dan kebudayaan barat sangat mudah masuk ke dalam negeri tanpa ada pembatasan maupun penyaringan yang masuk melalui media elekronik dan internet yang terkadang bertentangan dengan norma norma, adat etika dan kebudayaan asli Indonesia.

Sedangkan kemajuan tehnologi yang semakin cepat dan canggih ini diharapkan tidak dapat mempengaruhi, menggeser budaya-budaya Bangsa Indonesia.

Untuk itu, sebagai generasi penerus bangsa harus dapat mempertahankan jati diri sebagai warga negara yang baik, yaitu semangat bela negara, ramah dan santun.

“Sedangkan bela negara tersebut tidak harus menjadi aparat TNI/Polri, tetapi juga kewajiban seluruh warga Negara Indonesia sesuai dengan Pasal 30 ayat UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara,” ungkap Kapten Inf Syahrial.

Selanjutnya diharapkan para pelajar dapat meningkatkan motivasi dalam belajar serta menambah pengetahuan tentang sejarah, diantaranya pengetahuan tentang bagaimana cara hidup di negara yang berlandaskan pancasila, yaitu bhinneka tunggal ika serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dan tidak menyalahgunakan narkoba.

Dia menambahkan, bahwa dalam hidup ini perlu pondasi yang kokoh antara lain, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa, selalu bersyukur, menghindari narkoba, menyayangi dan mengasihi orangtua serta para guru.

“Prestasi “YES” Pelanggaran “NO”. Semoga semua sukses dan bisa mencapai keinginan dan tujuannya,” pungkasnya. (ril)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *