Nguping di Rumah Tetangga, Kepala Wanita Ini Nyangkut di Terali Besi

  • Whatsapp
Screenshot.

SmartNews – Setiap orang akan melakukan usaha apapun untuk mencapai keinginannya. Namun bagaimana jika keinginan itu ternyata untuk mengetahui urusan pribadi orang lain?

Biasanya orang dengan tipe ini selalu kepo akan kisah hidup orang lain, dan tidak segan untuk membagikan kisah itu dengan bergosip.

Sayangnya kebiasaan tersebut bisa menimbulkan dampak negatif. Mulai dari dimusuhi oleh korban gosip, dijauhi orang lain, hingga mendapatkan ganjaran-ganjaran lainnya.

Seperti halnya yang dialami seorang wanita asal Kota La Virgini, Kolombia ini.

Wanita ini harus menanggung malu setelah kepalanya terjepit pintu terali besi di rumah tetangganya.

Seperti dilansir akun Facebook Radio La Roca FM 103.9, wanita yang tidak diketahui identitasnya itu disebut sebagai sosok yang memang suka ingin mengetahui urusan orang lain dan hobi pula bergosip.

Lewat unggahan Radio La Roca FM 103.9, ditampilkan dua buah foto wanita berkaus putih dengan kepala tersangkut.

Beberapa warga dan petugas keamanan juga terlihat dalam foto tersebut. Kepala wanita itu dikatakan tersangkut saat dirinya ingin mengetahui keberadaan tetangganya di dalam rumah.

Wanita itu pun memasukkan kepalanya ke dalam sela-sela pintu terali besi rumah tetangganya untuk melihat ke dalam.

Namun sayang, kepalanya tersangkut, tidak bisa dikeluarkan. Kepalanya terjebak di terali besi selama lima jam.

Beruntung pihak keamanan berhasil menyelamatkannya dengan memotong besi pintu itu. Dalam foto itu, salah seorang warga juga terlihat menunjukkan ekspresi wajah tertawa melihat kejadian tersebut.

Untungnya, foto diambil dari arah belakang, sehingga wajah wanita itu tidak terlihat, mengingat fotonya terjebak terali tersebar di Facebook.

Itu yang kamu dapatkan karena kepo!!!” tulis Judith Sanchez dalam komentarnya.

Bagus, dia tidak akan lagi melakukannya dan akan memikirkan urusannya sendiri,” kata Barbara Burnett. (K/ist)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *